Sebabkan Kebakaran Hutan, Dua Pemuda Italia Didenda Rp 427 Miliar

Kompas.com - 18/04/2019, 13:15 WIB
Ilustrasi pengadilan. ThinkstockIlustrasi pengadilan.

ROMA, KOMPAS.com - Dua pemuda Italia diwajibkan membayar denda sebesar total 27 juta euro (sekitar Rp 427 miliar) oleh pengadilan setelah dinyatakan bersalah menyebabkan kebakaran hutan pada akhir Desember tahun lalu.

Kedua pemuda tersebut, yang berusia 22 tahun, telah bersalah menyebabkan kebakaran hutan yang disebabkan bara dari barbekyu yang dinyalakan keduanya saat bersama teman-temannya di dekat Danau Como, Italia utara pada 30 Desember, untuk merayakan tahun baru.

Hasil temuan investigasi menemukan bahwa bara api dari barbekyu itulah yang kemudian menyebabkan kebakaran yang menghanguskan hingga 1.000 hektar lahan hutan.

Kebakaran juga diketahui menghancurkan beberapa bangunan, termasuk satu di antaranya yang menyebabkan sejumlah hewan peliharaan mati. Demikian diberitakan harian La Repubblica.

Baca juga: Rumah-rumah di Kota Italia Ini Dijual Seharga Rp 16.000, Tertarik?

Dilansir AFP, besaran denda yang dijatuhkan kepada kedua pemuda tersebut telah melalui perhitungan sesuai dengan rumus yang disahkan satu dekade lalu untuk menentukan hukuman finansial berdasarkan skala kerusakan akibat kebakaran.

Salah satu pemuda, mengatakan bahwa mereka berdua telah menjadi "kambing hitam" atas musibah kebakaran tersebut.

Berbicara kepada surat kabar Italia, La Stampa, dia mengaku meminta maaf atas insiden kebakaran yang terjadi, namun dia mengatakan bahwa ada banyak sumber yang bisa menyebabkan kebakaran.

"Kami hanya menjadi kambing hitam atas insiden kebakaran yang tidak bisa dijelaskan. Kami adalah korban sesungguhnya."

Tidak jelas bagaimana kedua pemuda itu diharapkan akan membayar denda. Namun pihak pengacara masih memiliki waktu tiga pekan untuk mengajukan banding terkait putusan denda di pengadilan administratif.

Kebakaran yang melanda hutan di Monte Berlinghera pada akhir Desember lalu itu berlangsung selama beberapa hari dan menghanguskan lahan seluas 1.000 hektar.

Baca juga: Kebakaran Hutan di China, Sudah 24 Orang Tewas



Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X