Kompas.com - 17/04/2019, 23:16 WIB
PUBG. ShutterstockPUBG.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Parlemen Irak memutuskan dengan suara bulat, Rabu (17/4/2019), untuk melarang aplikasi game online yang sedang populer, PlayerUnknown's Battlegrounds atau yang dikenal dengan PUBG.

Parlemen menilai permainan online itu telah mengajak pada kekerasan sehingga harus dilarang di negara yang tengah dilanda peperangan tersebut.

Irak telah menghadapi konflik selama beberapa dekade, terakhir dengan pertempuran selama tiga tahun melawan kelompok teroris ISIS.

Permainan PUBG Online mempertemukan pemain dari seluruh dunia untuk memainkan karakter yang saling berperang satu sama lain dan dinilai memperburuk kondisi masyarakat yang kerap dilanda pertempuran sesungguhnya.

Baca juga: Dianggap Berdampak Negatif ke Anak, Nepal Larang Game PUBG

"Anggota parlemen dengan suara bulat memilih untuk memblokir permainan yang menghasut kepada kekerasan itu," kata juru bicara parlemen, Rabu (17/4/2019), dilansir AFP.

Ditambahkan juru bicara, anggota parlemen secara spesifik menyebut PUBG, serta permainan sejenis, Fortnite, sebagai permainan yang mengancam keamanan sosial, moral, kewarganegaraan dan pendidikan di masyarakat Irak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Parlemen pun mendesak kepada Kementerian Komunikasi Irak dan komisi media untuk memblokir akses permainan tersebut, meski penerapan larangan secara penuh masih harus mendapat persetujuan dari kabinet.

Pemungutan suara di parlemen itu dilakukan sepekan setelah ulama Syiah, Moqtada al-Sadr, menyerukan imbauan kepada kaum muda Irak untuk berhenti bermain PUBG atau menonton pertandingan sepak bola.

Media Irak sebelumnya bahkan menuduh kecanduan bermain PUBG telah mendorong meningkatnya kasus perselisihan dalam pernikahan dan mendorong terjadinya perceraian.

PUBG merupakan permainan tembak menembak buatan perusahaan Korea Selatan, Bluehole Inc, yang dirilis pada akhir 2017 lalu.

Apabila disetujui kabinet, maka Iran akan menambah panjang daftar negara di dunia yang memberlakukan larangan terhadap permainan online ini.

Sebelumnya Nepal dan negara bagian Gujarat di India juga telah mengeluarkan larangan bagi warganya memainkan permainan ini karena khawatir akan dampak yang ditimbulkannya terhadap mental orang yang memainkannya.

Baca juga: Dilarang Orangtuanya Bermain PUBG, Remaja di India Bunuh Diri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.