Terindikasi Ada Jual Beli Suara, Voting Pemilu di India Selatan Ditunda

Kompas.com - 17/04/2019, 16:47 WIB
Ilustrasi tumpukan uang rupee India. SHUTTERSTOCKIlustrasi tumpukan uang rupee India.

VELLORE, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan India memutuskan untuk membatalkan agenda pemungutan suara untuk wilayah selatan negara itu, menyusul adanya indikasi praktik jual beli suara.

Keputusan pembatalan pemungutan suara tersebut diambil setelah petugas menemukan dan menyita lebih dari 110 juta rupee (sekitar Rp 22 miliar) yang diyakini akan digunakan untuk mempengaruhi hasil pemilu.

"Ini adalah pertama kalinya pemungutan suara dibatalkan dalam pemilihan nasional atas dugaan upaya pembelian suara," kata pejabat dari Komisi Pemilihan India, Rabu (17/4/2019).

India mulai menggelar tahapan pemungutan suara dalam pemilu pada 11 April lalu, dengan 900 juta orang akan menggunakan hak suaranya.

Pemungutan suara dalam pemilu di India akan dilangsungkan dalam tujuh tahap hingga 19 Mei mendatang, dengan setiap negara bagian menggelar pemungutan suara pada hari yang berbeda.

Baca juga: Pemilu India, Ketika Suara 900 Juta Orang Tentukan Nasib PM Modi

Namun para pemilih di daerah pemilihan Vellore di negara bagian Tamil Nadu, yang sedianya akan menggunakan hak suara mereka pada Kamis (18/4/2019), akhirnya ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Pembatalan jadwal awal pemungutan suara setelah Komisi Pemilihan India melihat adanya kekhawatiran akan "upaya yang didesain secara sistematis untuk mempengaruhi para pemilih".

Kekhawatiran tersebut setelah pihak berwenang menyita lebih dari 110 juta rupee (sekitar Rp 22 miliar) dari salah seorang kandidat menjelang pemilihan.

Menurut Komisi Pemilihan, pada Selasa (16/4/2019) malam, situasi dan kondisi di Vellore tidak lagi kondusif untuk dilangsungkannya pemilihan yang "bebas dan beretika", sehingga memutuskan untuk menundanya.

"Belum ada tanggal baru yang diumumkan untuk pemungutan suara di daerah pemilihan itu," kata Komisi Pemilihan India, dalam pernyataannya, dilansir AFP.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X