Kompas.com - 16/04/2019, 19:08 WIB
Warga Negara Indonesia berbondong-bondong mengantri untuk mencoblos di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Minggu (14/04) KOMPAS.com/ ERICSSEN Warga Negara Indonesia berbondong-bondong mengantri untuk mencoblos di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura, Minggu (14/04)


SINGAPURA, KOMPAS.com – Antrean mencoblos di KBRI Singapura pada Minggu (14/4/2019) membuat warga Indonesia harus antre hingga 4 jam.

Panas terik diiringi hujan yang turun tidak menggoyahkan semangat mereka ketika ingin menyalurkan hak konstitusionalnya.

Namun bukan berarti semua dari 127.000 orang dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dapat mencoblos. Ada juga yang terpaksa tidak mencoblos karena tidak mendapat izin dari majikan.

Baca juga: Kronologi WNI di Singapura Keluar ICU untuk Nyoblos di Ambulans

Berikut ini kisah sejumlah WNI di Singapura yang gagal mencoblos:

Tidak dapat izin majikan

Beda lagi cerita dari Novi Khotul. Pekerja rumah tangga (PRT) ini mengaku terpaksa golput karena tidak dapat surat undangan.

“Saya tidak dapat surat undangan, tanpa surat undangan itu saya tidak diizinkan majikan untuk mencoblos” tuturnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Novi yang mencoblos di KBRI Singapura pada pemilu 2014 bingung mengapa tidak menerima surat undangan.

“Saya heran mengapa pembagian surat undangan tidak merata, saya sudah hubungi KBRI, namun tidak ada respon," katanya.

Novi tahu jika dia dapat mencoblos meski tanpa surat undangan, tapi sekali lagi dia terhadang oleh majikannya. 

“Saya sudah bilang baik-baik kepada majikan tentang pemilu ini, tetapi ditanya terus di mana surat undangannya," ucapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.