Jadi Anggota DPR AS, Perempuan Muslim Ini Dapat Ancaman Mati Tiap Hari

Kompas.com - 16/04/2019, 15:07 WIB
Ilhan Omar, politisi perempuan Muslim yang terpilih sebagai anggota House of Representatives dari Negara Bagian Minnesota ketika berbicara di hadapan pendukungnya Selasa (6/11/2018). AFP/KEREM YUCELIlhan Omar, politisi perempuan Muslim yang terpilih sebagai anggota House of Representatives dari Negara Bagian Minnesota ketika berbicara di hadapan pendukungnya Selasa (6/11/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang mantan pengungsi dan perempuan muslim kulit hitam pertama yang terpilih untuk Kongres, Ilhan Omar, berhasil mewujudkan American dream dalam kemenangannya pada pemilu paruh waktu November lalu.

Meski demikian, dia menghadapi kontroversi yang dipicu oleh perkataannya sendiri dan permusuhan Presiden Donald Trump terhadapnya.

Kemenangan Omar dirayakan sebagai hal yang bersejarah. Kehadirannya di Washington berkontribusi pada Kongres yang akhirnya menjadi institusi yang lebih beragam dan representatif.

Baca juga: Ilhan Omar, Pengungsi Somalia yang Kini Jadi Anggota Kongres AS

Diwartakan kantor berita AFP, Selasa (16/4/2019), Omar sekarang menerima ancaman mati setiap hari.

Sejak disumpah pada Januari lalu, anggota Partai Demokrat asal Minnesota berusia 37 tahun itu telah menjadi pusat perdebatan tentang anti-Semitisme, diskriminasi dan peran seorang anggota kongres yang blak-blakan menantang Gedung Putih.

Pernyataan Omar mengenai dukungan politik AS untuk negara Yahudi itu dipicu oleh uang dari kelompok lobi pro-Israel, dan dukungannya yang terbuka untuk boikot serta gerakan divestasi terhadap Israel telah menyebabkan kritik vokal dari kedua sisi lorong politik.

Omar mengatakan ancaman yang dia terima semakin meningkat, akibat komentarnya yang merujuk langsung atau membalas video Trump di Twitter.

Bahkan seorang pria ditangkap pada 5 April lalu dan didakwa mengancam akan membunuh Omar

"Saya akan memasukkan peluru ke dalam tengkoraknya," demikian isi ancaman tersebut, seperti keterangan dari Omar.

Ancaman di media sosial kepadanya pun terlihat gamblang.

"Dia perlu dieksekusi," tulis seorang pengguna Twitter.

Trump secara langsung meminta Partai Demokrat untuk meninjau kembali pernyataan Omar soal anti-Semitisme.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X