Kompas.com - 16/04/2019, 13:03 WIB

YERUSALEM, KOMPAS.com - Api kebakaran melanda kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Senin (15/4/2019) malam waktu setempat, pada waktu yang hampir bersamaan dengan insiden kebakaran di Gereja Notre Dame, Paris.

Informasi dari rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan adanya asap dan api yang muncul dari sebuah bangunan yang disebut ruang shalat Marwani.

Kantor berita Otoritas Nasional Palestina, PNA, mengutip pernyataan seorang penjaga mengatakan, "Kebakaran terjadi di ruangan penjaga di luar ruang shalat Marwani. Api telah dapat dipadamkan oleh pemadam kebakaran dari Wakaf Islam".

Baca juga: Pangeran William Akhiri Rangkaian Tur Timur Tengah di Masjid Al Aqsa

Masjid Al-Aqsa merupakan bangunan masjid suci umat Muslim di Yerusalem, yang sekaligus menjadi pusat konflik Arab-Israel yang berkepanjangan.

Ruang shalat Marwani terletak di bawah sudut tenggara Bukit Kuil atau Haram al-Sharif, yang menjadi lokasi Masjid Kubah Batu dan Masjid Al-Aqsa.

Kebakaran yang terjadi di kompleks masjid Al-Aqsa sempat tertutup berita kebakaran di Gereja Notre Dame di Paris, Perancis.

Bahkan kantor kepresidenan Palestina Mahmous Abbas, menyampaikan duka mendalam atas insiden kebakaran di Notre Dame, yang menyebabkan runtuhnya menara katedral.

"Kantor kepresidenan Palestina menyampaikan solidaritas dan simpatinya terhadap insiden kebakaran yang juga terjadi di Perancis," tambah surat kabar itu.

Sheikh Azzam al-Khatid, direktur jenderal Departemen Wakaf Yerusalem dan Urusan Masjid Al-Aqsa, menyampaikan kepada televisi Yordania, Al-Mamlaka TV, bahwa kebakaran terjadi di halaman.

Ditambahkannya, informasi awal yang dia terima menyebutkan kemungkinan kebakaran disebabkan oleh ulah anak-anak yang menyalakan api di kawasan itu. Demikian dilansir Newsweek.

Kompleks bangunan Al-Aqsa terletak di Kota Tua, Yerusalem Timur, yang semula diduduki oleh Yordania selama konflik Arab-Israel pada 1948, namun kini dikuasai oleh Israel sejak perang kedua pada 1967.

Tindakan Israel mencaplok keseluruhan kota Yerusalem pada 1980 telah dikecam komunitas internasional, meski monarki Yordania masih diberikan hak atas situs-situs suci Islam.

Baca juga: Erdogan Berseru Ajak Umat Islam Lindungi Masjid Al-Aqsa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.