Pendeta Ortodoks Dipindah ke Desa Terpencil akibat "Dosa" Istrinya

Kompas.com - 15/04/2019, 19:42 WIB
Oksana Zotova.Daily Mail/East2West News Oksana Zotova.

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang pendeta Kristen Ortodoks di wilayah pegunungan Ural, Rusia dipindahkan ke sebuah desa terpencil sebagai hukuman.

Hukuman itu dijatuhkan setelah istri sang pendeta diketahui mengikuti kontes kecantikan setempat di masa Pra-Paskah.

Oksana Zotova, yang mengelola sebuah salon kecantikan di kota Magnitogorsk, dinobatkan menjadi Putri Sensualitas dalam kontes itu.

Baca juga: Kali Pertama, Gereja Ortodoks Ukraina Rayakan Natal Tanpa Ikatan Rusia

Namun, Oksana kemudian dihujani kritik setelah sebuah situs berita Pikabu mengungkap bahwa dia adalah istri seorang pendeta.

Dengan cepat otorita keagamaan di keuskupan setempat mendengar kisah itu.

Alhasil, Sergei Zotov, sang pendeta, langsung diberhentikan dari posisinya di Katedrak Kebangkitan Kristus di Magnitogorsk.

Sergei kemudian dipindahkan ke desa Fershampenuaz, sekitar 65 kilometer dari Magnitogorsk dan berpenduduk hanya 4.000 jiwa.

Nama desa itu diambil dari seorang tentara Kosak yang ikut memerangi pasukan Napoleon dalam pertempuran Fere-Champenoise pada 1814.

Sementara itu, Keuskupan Magnitogorsk tidak suka dengan pemberitaan terkait kegiatan istri Sergei Zotov.

Uskup Feodor Saprykin, ketua pengadilan keuskupan, memutuskan, kegiatan istri Sergei memamerkan diri di hadapan publik adalah sebuah dosa besar.

Feodor menambahkan, Sergei Zotov tidak akan direhabilitasi hingga istrinya bertobat.

" Pendeta macam apa yang tak bisa mengendalikan keluarganya sendiri. Lalu bagaimana dia bisa mengendalikan umatnya?" ujar Feodor.

Situs berita Pikabu mengklaim, mengikuti kontes kecantikan bukanlah contoh pertama dari "perilaku berlebihan" istri Sergei Zotov.

Pendeta Lev Bakltsky dari Keuskupan Magnitogorsk membenarkan klaim Pikabu soal perilaku perempuan itu.

Dia mengatakan, usai sebuah liburan di pantai Oksana pernah mengunggah fotonya mengenakan bikini ke media sosial. Dia kemudian menghapus foto itu setelah diperingatkan.

Baca juga: Pamer Barang Mewah di Medsos, Pendeta Ortodoks Rusia Diperiksa

Sergei Zotov sendiri mengaku telah melakukan kesalahan dan menggambarkan pemindahannya ini sebagai sebuah "hukuman yang amat murah hati".

Namun, dia mengeluhkan komentar-komentar bernada menyerang istrinya di media sosial dan menyesalkan mereka yang terus memanas-manasi situasi.





Close Ads X