Kronologi WNI di Singapura Keluar ICU untuk "Nyoblos" di Ambulans

Kompas.com - 15/04/2019, 17:47 WIB
Bigman Sirait menunjukkan jari tangannya yang sudah tercelup tinta setelah selesai mencoblos di dalam ambulans di kompleks KBRI Singapura, Minggu (14/4/2019). (Dokumentasi Pribadi)Dokumentasi Pribadi Pendeta Bigman Sirait Bigman Sirait menunjukkan jari tangannya yang sudah tercelup tinta setelah selesai mencoblos di dalam ambulans di kompleks KBRI Singapura, Minggu (14/4/2019). (Dokumentasi Pribadi)


SINGAPURA, KOMPAS.com – Semangat Bigman Sirait patut diacungi jempol. Keinginannya untuk mencoblos kesampaian walau sedang sakit keras yang membuatnya terbaring lemah di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena, Singapura.

Dalam wawancara dengan Kompas.com, Senin (15/4/2019), Bigman beserta keluarganya, mengisahkan cerita pendeta itu dalam menggunakan hak pilihnya, yang digambarkan bak film.

“Minggu pagi kemarin dokter bersikukuh tidak mengizinkan berangkat ke KBRI untuk mencoblos. Risikonya terlalu tinggi karena suami saya masih mengalami pendarahan," ujar Greta Mulyati, istri Bigman.

"Saat ini Pak Bigman masih dirawat intensif di ruangan ICU, di mana jika terjadi apa-apa bisa dilakukan transfusi langsung. Nah, kalau di ambulans kan bisa gawat kalau ada apa-apa," lanjutnya.


Baca juga: Sakit dan Berbaring di Ambulans, Pria Ini Nyoblos di KBRI Singapura

Greta melanjutkan, suaminya memang sangat gigih ingin mencoblos. Bahkan, di malam Sabtu, Bigman memikirkan pakaian apa yang harus dia kenakan ketika mencoblos.

Pihak KBRI sudah memberi lampu hijau untuk mengantarkan kotak suara dan surat suara ke rumah sakit untuk memfasilitasi Bigman. Izin dari pihak rumah sakit dan tim dokter telah dikantongi, namun untuk proses ini diperlukan formulir A5.

Apa daya pihak keluarga tidak keburu lagi mengurus formulir A5 karena tak memperkirakan akan tinggal di Singapura sampai mendekati hari H pencoblosan.

“Kita datang 20 Februari hanya untuk check-up, rupanya kondisi suami tidak sehat, operasi dilaksanakan tanggal 8 Maret," ujarnya.

"Dokter mengatakan seharusnya pulih dalam sebulan. Kita asumsi akan pulang 8 April dan mencoblos tanggal 17 di Jakarta. Apa daya rupanya Pak Bigman mengalami komplikasi serta pendarahan yang membuat beliau harus tinggal lebih lama,” tutur Greta. 

Petugas PPLN Singapura memberikan penjelasan tata cara mencoblos kepada Bigman Sirait yang mencoblos di dalam ambulans di kompleks KBRI di Singapura, Minggu (14/4/2019). (KOMPAS.com/ERICSSEN)KOMPAS.com/ERICSSEN Petugas PPLN Singapura memberikan penjelasan tata cara mencoblos kepada Bigman Sirait yang mencoblos di dalam ambulans di kompleks KBRI di Singapura, Minggu (14/4/2019). (KOMPAS.com/ERICSSEN)
Semua jantungan

Akhirnya setelah diskusi yang alot, tim dokter memberi restu bagi Bigman untuk mencoblos pada pukul 11.00.

Dokter dan perawat mendampinginya, sementara selang-selang medis dan peralatan medis yang krusial juga diangkut ke ambulans.

“Kita jantungan, dokter jantungan, suster juga jantungan.Ya intinya semua tahu ini sangat high-risk, namun demi papa, ya kita maju saja," ucap Kezhia Bianta Sirait, putri pertama Bigman.

Setelah menempuh perjalanan selama satu jam di tengah kemacetan total mengarah ke KBRI Singapura, ambulans tiba sekitar pukul 12.30. Pengemudi ambulans sempat dua kali salah masuk pintu gerbang.

Petugas PPLN Singapura dengan sigap menyambut kedatangan Bigman. Dua surat suara, masing-masing untuk presiden dan DPR Dapil Jakarta II diberikan.

Baca juga: Pria Ini Beberkan Alasannya Ngotot Nyoblos di Ambulans meski Sakit

Bigman mencoblos tepat pukul 12.49 waktu setempat. Proses pencoblosan hingga mencelupkan jari berlangsung lima menit. Keluarga pun bernapas lega.

Wajah sumringah Bigman langsung terpancar dan dia segera diantar kembali ke rumah sakit.

Mengenai pencoblosan di rumah sakit, pihak KBRI menyatakan tidak ada layanan keliling rumah sakit untuk pencoblosan karena memang tidak diizinkan oleh pihak rumah sakit di Singapura.

“Tidak diperbolehkan, kecuali kejadian yang luar biasa, untuk Ibu Ani Yudhoyono, pihak rumah sakit menerima secara terbatas melalui Bapak Susilo Bambang Yudhoyono," ujar Ratna L Harjana, Counsellor Pensosbud KBRI Singapura.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Hari Ini dalam Sejarah: Manusia Pertama yang Berhasil Jejakkan Kaki di Bulan

Hari Ini dalam Sejarah: Manusia Pertama yang Berhasil Jejakkan Kaki di Bulan

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Komentar Rasis Trump | Kebakaran Kyoto Animation

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Komentar Rasis Trump | Kebakaran Kyoto Animation

Internasional
Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Close Ads X