"Saya Siap Pergi ke Mana Saja Demi Bertemu Kim Jong Un"

Kompas.com - 15/04/2019, 16:21 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. (AFP/Jung Yeon-je) Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. (AFP/Jung Yeon-je)

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in bersedia pergi ke mana saja demi bisa bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk KTT Antar-Korea keempat.

Komentar itu disampaikan Moon menanggapi pernyataan Kim Jong Un yang ingin menyelamatkan pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Kim Jong Un mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk pertemuan ketiga dengan Presiden AS Donald Trump jika Washington mengajukan persyaratan yang dapat diterima kedua pihak.

Korea Selatan telah menjadi perantara pembicaraan antara Washington dengan Pyongyang sejak sebelum pertemuan pertama Kim Jong Un dengan Trump di Singapura tahun lalu, juga menjelang pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam, yang berakhir tanpa kesepakatan.

Baca juga: Media Korea Utara Sebut Kim Jong Un Terbuka untuk Pertemuan Ketiga dengan Trump

Menurut Moon, Ketua Kim telah menunjukkan komitmen tegasnya untuk denuklirisasi Semenanjung Korea, sehingga dia menyerukan agar diadakan pertemuan keempat dengan Pemimpin Korea Utara tersebut.

"Segera setelah Korea Utara siap, saya berharap kedua Korea akan dapat duduk bersama, terlepas di mana dan bagaimana pertemuan akan dilakukan," kata Moon dalam pertemuan dengan pejabat tingginya.

"Saya tidak akan setengah-setengah dalam memastikan bahwa KTT Antar-Korea mendatang dapat menjadi batu loncatan bagi peluang yang lebih besar dan hasil yang lebih signifikan," tambahnya, dikutip AFP.

Moon sebelumnya juga telah bertandang ke Gedung Putih dan bertemu dengan Trump, pekan lalu, untuk menyelamatkan upaya diplomasi antara Washington dengan Pyongyang yang sempat terhenti.

Moon telah aktif terlibat dalam upaya denuklirisasi Korea Utara, mendorong kembali dimulainya kerja sama proyek ekonomi antar-Korea, namun terhalang sanksi internasional yang dijatuhkan AS dan PBB terhadap Pyongyang.

Kegagalan pertemuan kedua Trump dengan Kim di Hanoi pada Februari lalu telah memunculkan pertanyaan terkait masa depan perdamaian di Semenanjung Korea kelanjutan denuklirisasi.

Baca juga: Trump Wacanakan Pertemuan Ketiga dengan Kim Jong Un




Close Ads X