Diculik Boko Haram 5 Tahun Lalu, 112 Gadis Chibok Masih Belum Kembali

Kompas.com - 15/04/2019, 15:58 WIB
Hauwa, salah satu dari 276 siswi yang diculik oleh Boko Haram pada 14 April 2014. (AFP/AUDU ALI MARTE) Hauwa, salah satu dari 276 siswi yang diculik oleh Boko Haram pada 14 April 2014. (AFP/AUDU ALI MARTE)

CHIBOK, KOMPAS.com - Aisha Musa Maina membuka sebuah tas tua untuk mencari kenangan tentang putrinya, Hauwa, dah satu siswi di Chibok, Nigeria, yang diculik lima tahun lalu oleh kelompok Boko Haram.

Dari tas itu, dia menyimpan kertas bekas yang rusak karena debu dan lembabnya udara, ijazah sekolah, dan foto kecil.

Penculikan oleh kelompok pemberontak telah menyebabkan keluarga itu sangat menderita dan sedih, seakan-akan mereka semua telah diculik.

Baca juga: Pembebasan Siswi Chibok, Kesuksesan Dicampur Rasa Tak Sedap


Insiden penculikan itu terjadi pada 14 April 2014, di mana sekelompok orang bersenjata menyerbu sekolah asrama perempuan Chibok.

Mereka menculik 276 murid berusia 12-17 tahun. Sebanyak 57 orang di antaranya berhasil melarikan diri dengan melompat dari truk.

Diwartakan kantor berita AFP, Minggu (14/4/2019), penderitaan keluarga itu telah menggerakjab dunia dan menjadi Maslaah utama Presiden Muhammadu Buhari yang terpilih setahun kemudian.

Gambar dari video yang dirilis oleh Boko Haram menunjukkan sejumlah gadis Chibok yang menjadi korban penculikan kelompok tersebut. (The New York Times) Gambar dari video yang dirilis oleh Boko Haram menunjukkan sejumlah gadis Chibok yang menjadi korban penculikan kelompok tersebut. (The New York Times)
Dia mengumbar janji akan mengalahkan Boko Haram dan menyelamatkan gadis-gadis tersebut.

Setelah negosiasi dengan Boko Haram, 107 dari murid-murid itu dapat kabur, dibebaskan dengan imbalan tahanan atau ditemukan oleh tentara.

Tapi, Hauwa adalah salah satu dari 112 gadis yang belum ada kabarnya hingga kini.

Keluarganya bertanya-tanya apakah dia masih hidup atau apakah terbunuh dalam pemboman oleh tentara Nigeria.

Hauwa juga mungkin meninggal karena kelaparan atau penyakit, mengingat kebijakan jangka panjang tentara untuk memblokir pasokan untuk kelompok itu.

Kemungkinan lain, Hauwa telah dicuci otaknya dengan paham radikal Boko Haram.

Dalam sebuah video propaganda yang disiarkan oleh Boko Haram pada Januari 2018, menampilkan 14 wanita yang mengaku sebagai gadis Chibok, tiga di antaranya memiliki bayi.

Dalam video tersebut, para perempuan itu memperingatkan keluarga bahwa mereka tidak akan pulang.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X