Hari Ini dalam Sejarah: Atlas Pertama Berisi Kumpulan Peta Jalan Terbit

Kompas.com - 15/04/2019, 11:30 WIB
Ilustrasi peta butaWavebreakmedia Ltd Ilustrasi peta buta

KOMPAS.com - Aplikasi navigasi dan peta yang ada di smartphone saat ino mempermudah kita dalam menjangkau daerah yang belum diketahui. Melalui aplikasi itu, kita tak akan mudah tersesat.

Jaringan internet saat ini menjadikan navigasi lebih akurat. Bahkan, kita bisa melihat rute kemacetan sehingga dapat menghindari daerah tersebut.

Sebelum adanya aplikasi navigasi di smartphone, masyarakat masih mengandalkan peta jalan. Kumpulan peta jalan itu disusun hingga menjadi atlas.

Hari ini pada 95 tahun lalu, tepatnya pada 15 April 1924, atlas pertama yang berisi kumpulan peta jalan terbit.


Atlas tersebut menjadi acuan bagi pengendara mobil untuk menjangkau daerah yang mereka tuju dan menjadi pedoman bagi perjalanan darat, terutama di Amerika Serikat.

Perusahaan yang menerbitkan peta atlas jalan ini adalah Rand McNally. Perusahaan penerbitan peta yang berbasis di Chicago, Illinois, AS ini menerbitkan peta berupa gambar jalan-jalan di Amerika Serikat dari satu kota ke kota yang lain.

Atlas bernama "Rand McNallly Road Atlas" ini menjadi panduan bagi para pengendara mobil di AS, karena menggunakan gambar yang berkualitas dan detail yang sesuai dengan kenyataan.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Satelit Navigasi Pertama di Dunia Diluncurkan

Berkembang dari industri otomotif

Pada 1856, William Rand mendirikan perusahaan percetakan di Chicago. Berawal dari situlah, akhirnya banyak media massa yang mencetak koran pada penerbit itu.

Tak hanya itu saja, perusahaan ini juga mencetak tiket dan jadwal industri perkeretaapian Chicago yang berkembang pesat. Pada tahun berikutnya, perusahaan William Rand melengkapi bisnisnya dengan menerbitkan panduan kereta api lengkap.

Pada 1870, perusahaan memperluas jangkauan ke bisnis percetakan dan surat kabar bergambar. Setelah itu, akhirnya mereka memulai membuat panduan jalur kereta api.

Salah satu peta buatan Rand McNally hagerty Salah satu peta buatan Rand McNally

Dengan meningkatnya perjalanan mobil dan industri otomotif, pengemudi ingin mengetahui cara mencapai tempat yang dia inginkan namun belum pernah dituju sebelumnya.

Kondisi inilah yang menyebabkan beberapa perusahaan penerbitan mulai membuat peta-peta terbaiknya sebagai acuan bagi pengemudi. Rand McNallly tak mau melewatkan kesempatan tersebut.

Pada 1904, Rand McNally mulai menerbitkan peta jalan pertama untuk New York dan Vicinity. Gambar yang dihasilkan berasal dari seorang bernama G Chapin, yang menyediakan foto-foto rute dan persimpangan, dilengkapi panduan arah.

Rand McNally adalah penerbit peta besar pertama yang menggunakan sistem jalan raya bernomor. Pada 1917, salah satu kartografernya bernama John Brink mulai menerbitkan peta Peoria, Illinois.

Selain membuat peta dengan jalan bernomor, Rand McNally juga membangun banyak rambu jalan raya yang sebenarnya. Sistem ini kemudian diadopsi oleh otoritas jalan raya negara bagian dan federal.

Pada tahun 1920, Rand McNally mulai menerbitkan peta jalan untuk perusahaan minyak Gulf dan didistribusikan secara bebas di stasiun layanannya. Pengemudi bisa mengambilnya gratis.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Penerbangan Pertama Trans-Atlantik dari Timur ke Barat

Atlas peta jalan

Peta road atlas buatan Rand McNallyhagerty Peta road atlas buatan Rand McNally

Semakin banyaknya pengemudi di jalan raya, membuat beberapa perusahaan percetakan berkembang. Untuk mengatasi persaingan, Rand McNally membuat atlas kumpulan peta jalan yang komplit dengan penomoran-penomoran tertentu.

Atlas jalan ini awalnya bernama Auto Chum. Edisi pertama dari peta didesain dengan baik oleh tim editorial.

Setelah keluarnya atlas ini, gaya hidup road trip di AS semakin berkembang. Sekitar dua juta Ford mulai turun memenuhi jalan raya.

Mereka dipenuhi kegembiraan dan semangat petualangan karena mudahnya untuk melakukan perjalanan. Selama bertahun-tahun, Road Atlas menjadi pendamping bagi para petualang.

Pada 1960-an, tim koreografer perusaahaan memperbarui peta dengan menambahkan gambar taman pada negara-negara bagian.

Mereka juga menambahkan tempat wisata, pom bensin, iklan mobil, dan konten gaya hidup. Selain itu, edisi ini dicetak dengan penuh warna.

Pada 1993, atlas ini sudah mulai didigitalisasi. Seseorang dengan mudah mengaksesnya dengan ponsel miliknya.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X