Kompas.com - 14/04/2019, 22:24 WIB

MELBOURNE, KOMPAS.com - Ayah pendiri WikiLeaks Julian Assange, John Shipton, meminta pemerintah Australia untuk membawa pulang putranya.

Dia juga mengaku terkejut dengan kondisi putranya setelah ditangkap di London pada pekan lalu.

Melansir dari kantor berita AFP, Shipton pernah menjabat sekretaris Partai WikiLeaks, sebuah partai politik mikro di Australia, ketika putranya mencoba mencalonkan diri untuk kursi sehat dalam pemilu nasional 2013.

Baca juga: Julian Assange Ditangkap, Bagaimana Nasib Kucing Peliharaannya?

Shipton juga dilaporkan mengunjungi putranya itu setiap Natal di Kedubes Ekuador di London, Inggris.

"DFAT (Departemen Luar Negeri Australia) dan perdana menteri harus melakukan sesuatu," kata Shipton kepada Melbourne Sunday Herald Sun.

"Hal itu bisa diselesaikan untuk kepuasan semua. Ada beberapa pembicaraan dalam pertemuan antara seorang senator dan seorang pejabat senior DFAT untuk mengekstradisi Julian ke Australia," ujarnya

Shipton juga mengaku terkejut melihat keadaan putranya ketika ditangkap di Kedubes Ekuador pada Kamis lalu.

"Saya melihat cara mereka menyeretnya menuruni tangga. Dia tidak terlihat baik. Saya berusia 74 tahun dan saya terlihat lebih baik darinya yang berusia dia 47 tahun. Ini sangat mengejutkan," tuturnya

"Selama berbulan-bulan dia hidup seperti tahanan keamanan tinggi, dia bahkan tidak bisa pergi ke toilet. Ada kamera yang mengawasi setiap gerakannya," ucapnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pada Jumat lalu, Assange tidak akan menerima perlakuan khusus dari Australia.

Halaman:
Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.