Kompas.com - 14/04/2019, 14:04 WIB

KOPENHAGEN, KOMPAS.com - Warga Negara Indoneia yang berada di luar negeri mulai berbondong-bondong menggunakan hak pilihnya.

Di Denmark, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kopenhagen menyelenggarakan pemilu di Tempat Pemilihan Suara (TPS) di KBRI Kopenhagen, Denmark, pada Sabtu (13/4/2019).

Pemungutan suara dimulai pukul 08.00 dan ditutup pukul 18.00 waktu setempat.

Baca juga: Meski TPS Belum Buka, WNI di Singapura Sudah Ramai Antre Mencoblos

Duta Besar RI untuk Denmark merangkap Lithuania, M Ibnu Said, mengatakan WNI begitu antusias menyambut pesta demokrasi.

Pemilu di Tempat Pemilihan Suara (TPS) di KBRI Kopenhagen, Denmark, pada Sabtu (13/4/2019). (KBRI Copenhagen) Pemilu di Tempat Pemilihan Suara (TPS) di KBRI Kopenhagen, Denmark, pada Sabtu (13/4/2019). (KBRI Copenhagen)
"Masyarakat Indonesia gembira dan senang hari ini telah menyalurkan aspirasinya untuk menentukan masa depan Indonesia yang maju, sejahtera, serta adil dan makmur," ujarnya.

Jumlah pemilih di Denmark dan Lithuania yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap sebanyak 720 pemilih, dengan rincian 570 pemilih menggunakan pos dan 150 pemilih terdaftar untuk pemilihan di TPS.

Terdapat juga 63 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan.

PPLN Kopenhagen menyatakan keseluruhan surat suara yang diperuntukkan untuk TPS telah dipergunakan untuk mengakomodir pemilih yang mendaftar.

Begitu pula dengan pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tambahan dan pemilih yang datang ke TPS membawa formulir A5 maupun yang hanya membawa identitas nasional (Daftar Pemilih Khusus/DPK).

Baca juga: Mereka yang Berdoa agar Pemilu Berjalan Aman dan Damai...

PPLN Kopenhagen juga menyampaikan, pelaksanaan Pemilu di TPS berjalan lancar, tanpa ada insiden apapun.

PPLN Kopenhagen masih menunggu sisa surat suara yang dikirim melalui pos hingga tanggal penghitungan suara pada 17 April 2019, yang direncanakan dilaksanakan pukul 08.00 hingga selesai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.