Kepala Dinas Intelijen Sudan Mengundurkan Diri

Kompas.com - 13/04/2019, 18:18 WIB
Mantan kepala dinas intelijen Sudan, Salah Abdallah Mohammed Salih atau lebih dikenal dengan nama Salih Ghosh. ASHRAF SHAZLYMantan kepala dinas intelijen Sudan, Salah Abdallah Mohammed Salih atau lebih dikenal dengan nama Salih Ghosh.
|

KHARTOUM, KOMPAS.com - Kepala Badan Keamanan dan Intelijen Sudan (NISS), Salih Ghosh mengundurkan diri dari jabatannya. Demikian disampaikan pemimpin militer baru Sudan, Sabtu (13/4/2019).

"Ketua dewan transisional militer, Abdel Fattah al-Burhan, telah menerima pengunduran diri kepala NISS," demikian pernyataan dewan transisional.

Sebelumnbya, panglima militer Sudan mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat (12/4/2019), hanya sehari setelah dilantik.

Baca juga: Baru Sehari Menjabat, Panglima Militer Sudan Mengundurkan Diri

Jenderal Awad Ibn Ouf mengumumkan pengunduran dirinya setelah dilantik pada Kamis (11/4/2019) malam menyusul pendongkelan Presiden Omar al-Bashir.

"Saya mengumumkan pengunduran diri sebagai Ketua Dewan Militer Transisional," ujar Jenderal Awad sambil mengatakan dia telah menunjuk Jenderal Abdel Fattah al-Burhan Abdulrahman sebagai penggantinya.

Langkah Awad ini diambil setelah Ketua Dewan Politik Letnan Jenderal Omar Zain al-Abdin menyampaikan pidatonya di televisi.

Dalam pidato yang ditujukan untuk para diplomat Arab dan Afrika itu, Omar Zain mengatakan, tentara tidak melakukan kudeta, tetapi berpihak kepada keinginan rakyat.

Lengsernya Jenderal Awad menjadi sebuah pertanda jelas adanya kebingungan di antara para pemimpin Sudan setelah tersingkirnya Omar al-Bashir.

Sementara itu, Asosiasi Profesional Sudan yang memimpin unjuk rasa nasional menyebut mundurnya Awad sebagai kemenangan rakyat.

Kelompok itu juga memimpin aksi protes menyerukan agar panglima militer baru Sudan menyerahkan kekuasaan dewan militer kepada pemerintah sipil.

Baca juga: Setelah 30 Tahun Berkuasa, Presiden Sudan Dikabarkan Mundur

"Jika ini tidak terjadi, kami akan terus melakukan aksi duduk di markas militer dan di kota-kota lain," demikian pernyataan asosiasi itu.

Unjuk rasa menentang 30 tahun kekuasaan Omar al-Bashir pertama kali pecah pada Desember tahun lalu yang dipicu kenaikan tiga kali lipat harga roti di negeri miskin itu.


 

 

Panglima militer Sudan mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat (12/4/2019), hanya sehari setelah dilantik. Jenderal Awad Ibn Ouf mengumumkan pengunduran dirinya setelah dilantik pada Kamis (11/4/2019) malam menyusul pendongkelan Presiden Omar al-Bashir. "Saya mengumumkan pengunduran diri sebagai Ketua Dewan Militer Transisional," ujar Jenderal Awad sambil mengatakan dia telah menunjuk Jenderal Abdel Fattah al-Burhan Abdulrahman sebagai penggantinya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Baru Sehari Menjabat, Panglima Militer Sudan Mengundurkan Diri", https://internasional.kompas.com/read/2019/04/13/08044251/baru-sehari-menjabat-panglima-militer-sudan-mengundurkan-diri.
Penulis : Ervan Hardoko
Editor : Ervan Hardoko

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X