Jual Organ Tubuh yang Terjangkit Penyakit, Ayah dan Anak Ditahan

Kompas.com - 12/04/2019, 18:22 WIB
Ilustrasi operasi bedah. THINKSTOCKIlustrasi operasi bedah.

CHICAGO, KOMPAS.com - Pasangan ayah dan anak asal Chicago, Illinois, ditahan pihak berwenang setelah dituduh menjual organ tubuh yang mengandung penyakit di pasar gelap.

Donald Greene Sr dan putranya, Donald Greene Jr, disebut sengaja menjual organ tubuh yang berpenyakit tanpa memberi tahu pihak pembeli.

Aktivitas perdagangan organ itu dilakukan keduanya dengan memanfaatkan Pusat Sumber Daya Biologis Illionis, yang kini telah ditutup. Demikian diberitakan media lokal, WBBM.

Dilansir New York Post, pasangan ayah dan anak itu menjual organ tubuh yang mengidap penyakit, mulai dari HIV, sepsis, hingga hepatitis, yang mereka simpan dalam es sebelum dijual.

Organ tubuh tersebut mereka jual hingga 100.000 dollar AS (sekitar Rp 1,4 miliar).

Baca juga: Transplantasi Organ Hewan, Akankah Jadi Solusi Kurangnya Pendonor?

Laporan kepolisian menyebutkan, dalam satu kasus, seorang ibu yang membawa anaknya ke pusat medis di Illionis yang dikelola tersangka.

Di pusat medis itu organ tubuh anaknya yang sakit diambil dan dirinya diberi tahu oleh Greene jika organ putranya akan dikirimkan ke perguruan tinggi atau pusat penelitian, untuk penelitian medis.

Namun kenyataan berbeda, karena Greene justru menjual organ tubuh anak itu, yang mengidap penyakit, dengan harga 5.000 dollar AS (sekitar Rp 70 juta).

Pihak pengacara federal menyebut pasangan ayah dan anak itu telah memanfaatkan Pusat Sumber Daya Biologis Illinois untuk menipu para pasiennya.

"Meskipun tindakan mengambil dan memperantai penjualan organ tubuh tidak selalu ilegal, namun menjual organ tubuh yang mengandung penyakit adalah tindakan terlarang," tulis laporan pengacara.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X