Paus Fransiskus Cium Kaki Presiden dan Oposisi Sudan Selatan, Ada Apa?

Kompas.com - 12/04/2019, 07:53 WIB
Paus Fransiskus berlutut dan mencium kaki Presiden Sudan Selatan Salva Kiir di Vatikan Kamis (11/4/2019). Segera setelah itu, Paus Fransiskus juga melakukan hal yang sama kepada pemimpin oposisi Riek Machar. Vatican Media via New York TimesPaus Fransiskus berlutut dan mencium kaki Presiden Sudan Selatan Salva Kiir di Vatikan Kamis (11/4/2019). Segera setelah itu, Paus Fransiskus juga melakukan hal yang sama kepada pemimpin oposisi Riek Machar.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Sebuah tindakan mengejutkan dilakukan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus dalam pertemuan dengan pemimpin Sudan Selatan di Vatikan.

Saat bertemu dengan para pemimpin Sudan Selatan itu, Paus Fransiskus tiba-tiba berlutut dan mencium kaki baik pejabat pemerintah maupun oposisi.

Dilansir New York Times Kamis (11/4/2019), Paus Fransiskus langsung berlutut dan mencium kaki Presiden Salva Kiir saat dirinya mendekat.

Baca juga: Paus Fransiskus: Yerusalem Ada untuk Umat Kristen, Yahudi, dan Muslim

Kemudian dia beralih mencium kaki Riek Machar, mantan wakil Kiir yang menjadi oposisi, serta tiga wakil presiden Sudan Selatan.

Bukan tanpa alasan Paus asal Argentina itu melakukan gestur tersebut. Reuters memberitakan, gestur itu sebagai bentuk penghormatan atas kesepakatan gencatan senjata kedua kubu.

Gestur tersebut muncul di tengah retret spiritual kedua pemimpin di Vatikan, dan beberapa jam setelah militer menggulingkan kekuasaan Presiden Sudan Omar al-Bashir.

Sudan Selatan capai kemerdekaan dari Sudan pada 2011. Desember 2013, negara itu dilanda perang sipil yang membunuh 400.000 orang, dan membuat jutaan warganya mengungsi.

"Sebagai saudara, saya meminta kalian untuk berdamai. Saya meminta dari lubuk hati saya yang terdalam," ujar Paus Fransiskus kepada pemimpin Sudan Selatan.

Dia melanjutkan, dua kubu pastinya akan kembali bertikai. Namun, dia meminta agar pertikaian itu diselesaikan secara internal.

"Di depan rakyat kalian, tetaplah berpegangan tangan sehingga kalian akan dikenang sebagai bapak pendiri bangsa," imbuh Paus Fransiskus.

September tahun lalu, Kiir dan Machar menandatangani perjanjian damai di Etiopia. Kamis kemarin, mereka melakukan retret di kediaman Paus.

Perjanjian damai lain telah gagal. Pakar menyatakan, perjanjian ini bakal bergantung kepada nasib Sudan setelah Bashir digulingkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X