Setelah 30 Tahun Berkuasa, Presiden Sudan Dikabarkan Mundur

Kompas.com - 11/04/2019, 17:15 WIB
Presiden Sudan Omar al-Bashir. via CNNPresiden Sudan Omar al-Bashir.

KHARTOUM, KOMPAS.com - Di tengah krisis politik yang tengah menimpa Sudan, Presiden Omar al-Bashir dikabarkan telah mengundurkan diri, dan berstatus tahanan rumah.

Diwartakan CNN Kamis (11/4/2019), sumber internal pemerintahan menyebutkan para penjaga Bashir sudah diganti, dengan sang presiden berada dalam penjagaan ketat.

Baca juga: Kritik Presiden Sudan di Twitter, Pemimpin Oposisi Bahrain Dihukum Penjara

Merupakan presiden ketujuh Sudan, Bashir nai ke kekuasaan pada 30 Juni 1989 setelah memimpin kudeta melawan Perdana Menteri Sadiq al-Mahdi.

Perwira tinggi dengan pangkat Field Marshal (jenderal bintang lima) itu lalu mengumumkan pembubaran pemerintahan, partai politik, hingga serikat dagang.

Menyebut dirinya pemimpin Dewan Komando Revolusi, Bashir lolos dari upaya kudeta tahun berikutnya. Dia memerintahkan eksekusi 30 tentara dan polisi yang diduga sebagai pencetus kudeta.

Pada 1993, Bashir membubarkan Dewan Komando Revolusi dan mengembalikan pemerintahan sipil ke Sudan dengan dia dilantik sebagai presiden.

Pada pemilu 1996, dia menang dengan perolehan suara 75 persen. Pencapaiannya meningkat hingga 85 persen dalam pemilu empat tahun berselang.

Kekerasan pecah di Region Darfur pada 2003. Bashir dikritik karena tidak mengambil tindakan terhadap milisi pro-pemerintah Janjaweed.

Milisi itu dianggap bertanggung jawab atas genosida dan pembantaian di Darfur yang menewaskan 100.000 hingga 400.000 orang.

Lima tahun kemudian, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mendakwa Bashir atas kejahatan perang dan genosida di Darfur, dengan upaya membawanya ke pengadilan menemui kegagalan.

Dalam pemilu 2015, pemerintah menyatakan Bashir kembali menang dengan memperoleh 94 persen suara, dengan oposisi utama melakukan boikot.

Kerusuhan meminta Bashir mundur pun pecah di banyak kota di Sudan pada tahun lalu. Bashir kemudian mengumumkan darurat nasional pada Februari lalu.

Pasukannya kemudian mencoba mengatasi demonstrasi. Namun, unjuk rasa menuntut dirinya mundur semakin luas dan membuat Bashir dikabarkan mundur setelah 30 tahun berkuasa.

Baca juga: Unjuk Rasa Kenaikan Harga Roti Jadi Rp 900, 8 Warga Sudan Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump di Senat AS Dibuka dengan Perdebatan Sengit

Sidang Pemakzulan Trump di Senat AS Dibuka dengan Perdebatan Sengit

Internasional
Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

Internasional
Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Internasional
Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Internasional
Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Internasional
Berjuluk 'Profesor', Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Berjuluk "Profesor", Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Internasional
Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Internasional
Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Internasional
Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Internasional
Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Internasional
Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Internasional
Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Internasional
Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X