Kim Jong Un Janjikan "Balasan Serius" kepada Negera Pemberi Sanksi

Kompas.com - 11/04/2019, 16:03 WIB
Kim Jong Un (tengah) memimpin pertemuan dengan para pejabat tinggi Partai Buruh di Pyongyang, Selasa (9/4/2019). AFP / KCNA VIA KNSKim Jong Un (tengah) memimpin pertemuan dengan para pejabat tinggi Partai Buruh di Pyongyang, Selasa (9/4/2019).

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menyatakan bakal memberi "balasan serius" kepada negara yang bertanggung jawab memberi sanksi atas mereka.

Pernyataan itu merupakan tanggapan atas pertemuan kedua dengan Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump di Vietnam pada akhir Februari.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua hari di Hotel Metropole Hanoi, Trump dan Kim tidak mencapai kesepakatan karena berkaitan dengan isu denuklirisasi.

Baca juga: Menteri Luar Negeri AS Sebut Kim Jong Un sebagai Tiran

"Kita harus memberikan balasan kuat kepada negara pengacau yang membuat kita berlutut dengan sanksi," kata Kim kepada KCNA, dikutip The Guardian Kamis (11/4/2019).

Berbicara dalam sidang pleno Partai Buruh Rabu (10/4/2019), Kim tidak menyebutkan AS maupun membahas tentang senjata nuklir Korut.

Namun, para analis memprediksi penyebutan "negara musuh" yang diucapkan Kim itu merupakan bentuk tekanan kepada Washington.

"Kim memang tidak menyebut AS. Namun, dia menghubungkan sanksi itu dilakukan negara tak bertanggung jawab," ujar Shin Beom-chul, peneliti Asan Institute for Policy Studies.

Peneliti yang berbasis di Seoul, Korea Selatan (Korsel), itu menjelaskan Korut bakal melakukan tindakan besar kecuali AS menawarkan pencabutan sanksi.

"Anda mempertahankan sanksi, maka Anda adalah negara musuh. Namun jika Anda mencabutnya, maka Anda adalah kawan," papar Shin.

Ketika pertemuan kedua Kim dan Trump tanpa hasil, Korut menyatakan mereka hanya meminta sedikit sanksi yang dianggap menghancurkan sanksi mereka dicabut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X