Mahendra Siregar Ditunjuk Jadi Dubes RI Ke-19 untuk AS

Kompas.com - 11/04/2019, 11:47 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk AS, Mahendra Siregar (kanan) saat menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, Senin (8/4/2019).KBRI WASHINGTON Duta Besar Republik Indonesia untuk AS, Mahendra Siregar (kanan) saat menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, Senin (8/4/2019).

WASHINGTON, KOMPAS.com - Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Mahendra Siregar, berkunjung ke Gedung Putih untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump, Senin (8/4/2019).

Kedatangan Dubes Mahendra Siregar ke Gedung Putih adalah untuk menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Trump, yang sekaligus akan memulai masa tugasnya sebagai dubes RI untuk AS.

Mahendra Siregar yang datang didampingi istri, Ita Siregar, ditemui Trump di Ruang Oval, ruang kerja presiden AS di Gedung Putih.

Pada kesempatan tersebut Mahendra Siregar menyampaikan salam hangat dari Presiden RI Joko Widodo dan rakyat Indonesia kepada Trump dan rakyat AS.

Baca juga: Peringati Hubungan Diplomatik AS dan Indonesia di Morotai, Dubes Mengaku Terkesan

Dubes RI juga sempat berbincang dengan Trump membahas kesamaan Indonesia dengan AS yang akan menjadi landasan dalam meningkatkan hubungan kedua negara.

"Indonesia dan AS adalah sama-sama negara demokratis dan majemuk yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, toleransi, dan supremasi hukum."

"Kesamaan ini menjadi salah satu faktor penting yang melandasi hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat," ujar Dubes Mahendra, dalam siaran pers Kedutaan Besar RI Washington.

Dubes Mahendra juga ingin menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan kedua negara, yang tahun ini ditandai dengan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik RI-AS.

"Faktor lain yang juga sangat penting dalam hubungan Indonesia dan AS adalah hubungan antarmasyarakat kedua negara yang telah terjalin jauh sebelum hubungan bilateral Indonesia dan AS resmi dimulai."

"Karena itu, salah satu prioritas saya adalah menjadikan hubungan ini sebagai salah satu penggerak utama dalam peningkatan hubungan bilateral Indonesia dengan Amerika Serikat," ujarnya.

Mahendra Siregar merupakan diplomat karir senior yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 Januari 2019 dan menjadi Dubes RI ke-19 untuk AS.

Baca juga: Dubes RI untuk Myanmar Beri Kuliah Umum di UI

Sebelum diangkat sebagai Dubes RI di AS, Mahendra Siregar pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Luar Negeri, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Wakil Menteri Keuangan, dan Wakil Menteri Perdagangan.

Sebagai diplomat karir, Dubes Mahendra pernah bertugas di KBRI London (1992-1995) dan KBRI Washington (1998-2001).



Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X