Kompas.com - 10/04/2019, 16:49 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Dalai Lama sedang dirawat di rumah sakit di New Delhi untuk menjalani merawat. Menurut juru bicaranya, kondisinya kini jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Yang dipermuliakan kondisinya jauh lebih baik, tetapi dia masih menjalani perawatan di rumah sakit," kata Tenzin Taklha, juru bicara pribadi Dalai Lama, mengatakan kepada AFP, Rabu (10/4/2019).

"Kami berharap dalam beberapa hari dia akan dibebastugaskan," imbuhnya.

Baca juga: Keluhkan Nyeri Dada, Dalai Lama Diterbangkan ke Rumah Sakit

Biksu Buddha berusia 83 tahun itu melakukan perjalanan ke ibu kota India pada Selasa pagi untuk kunjungan dokter di rumah sakit Max setelah mengalami batuk ringan.

"Dokter mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Itu tidak serius," kata Ngodup Tsering, perwakilan Dalai Lama di Amerika Serikat.

"Dia perlu beristirahat beberapa hari," ujarnya.

Inspektur polisi Kangra, Santosh Patial, mengatakan Dalai Lama melakukan penerbangan reguler Selasa pagi.

Seorang juru bicara untuk rumah sakit Max di Delhi tidak mau mengomentari kondisi kesehatan Dalai Lama karena itu merupakan kerahasiaan pasien.

Meski pemimpin yang diasingkan tetap menjadi pembicara yang sangat populer, dia telah mengurangi keterlibatan globalnya dan belum bertemu pemimpin dunia sejak 2016.

Sementara itu, pemerintah telah berhati-hati untuk menyampaikan undangan kepadanya karena takut membuat marah China.

Baca juga: Karena Ucapannya Ini, Dalai Lama Menuai Kecaman

Sebelumnya, Tenzin Taklha mengatakan Dalai Lama baru saja kembali ke kediamannya di Dharamsala, Himalaya, dari menghadiri pertemuan di New Delhi, Selasa (9/4/2019).

Kemudian dibawa ke rumah sakit dan didiagnosis mengalami infeksi dada.

"Dokter telah mendiagnosisnya dengan infeksi dada dan dia harus dirawat," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.