Akibat Pakai Rok Mini dan Syal Merah, Gadis Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 10/04/2019, 13:34 WIB
Dalam foto yang diambil dari sebuah video ini terlihat gadis itu mengenakan syal merah yang dianggap sebagai lambang revolusi di China. SCMPDalam foto yang diambil dari sebuah video ini terlihat gadis itu mengenakan syal merah yang dianggap sebagai lambang revolusi di China.
|

BEIJING, KOMPAS.com - Kepolisian di wilayah tenggara China menangkap seorang perempuan karwna "mencemari para pahlawan nasional".

Perempuan itu ditangkap setelah muncul dalam video mengenakan pakaian cerah dan terbuka" serta syal Pemuda Perintis.

Video perempuan bermarga Tang itu memperlihatkan dia sedang mencari ikan di sebuah ladang berlumpur di provinsi Sichuan. Video tersebut diunggah ke situs Kuaishou.com.

Dalam salah satu video, yang menurut polisi menarik 3 juta penonton, Tang mengenakan blus merah, rok mini putih, dan syal merah yang biasa digunakan anggota Partai Komunis berusia di bawah 14 tahun.

Baca juga: Buronan Swedia Ditangkap Polisi Saat Sama-sama Telanjang di Sauna

Kepolisian wilayah Rong di Sichuan mengatakan, Tang secara sengaja mengenakan pakaian "terbuka dan cerah" untuk meningkatkan penonton videonya.

Dia juga melanggar Undang-undang Pahlawan dan Martir yang berlaku Mei tahun lalu karena mengenakan syal merah itu.

"Perilaku Tang amat mencemari lambang syal merah yaitu untuk para patriot, penghormatan untuk para perintis, dan sentimen patriotik rakyat. Perilakunya memberi dampak sosial yang buruk," demikian kepolisian.

Polisi akhirnya mengganjar Tang hukuman kurungan 12 hari dan denda 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,1 juta.

Sementara pria yang merekam video tersebut dibebaskan setelah mendapatkan peringatan keras.

Sejak Undang-undang Perlindungan Pahlawan, yang ditujukan untuk mencegah pelecehan terhadap lambang-lambang revolusi, diberlakukan tahun lalu banyak kontroversi terkait syal merah.

Baca juga: Terlalu Asyik Main PUBG, 16 Mahasiswa India Ditangkap Polisi

Pada Agustus tahun lalu, sebuah perusahaan properti harus meminta maaf setelah mencetak iklan di atas syal merah yang dikirimkan ke sebuah seolah di Heze, provinsi Shandong.

Selain itu, sang kepala sekolah juga menerima peringatan dari partai terkait insiden itu.

Beberapa bulan sebelumnya, perusahaan pembuat obat perangsang juga meminta maaf setelah mantan bintang porno Jepang Sora Aoi mengenakan syal merah dalam sebuah acara perusahaan itu.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X