Kompas.com - 10/04/2019, 11:59 WIB
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Oval Office di Gedung Putih di Washington DC, pada Selasa (9/4/2019). (AFP/JIM WATSON) Presiden AS Donald Trump berbicara selama pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Oval Office di Gedung Putih di Washington DC, pada Selasa (9/4/2019). (AFP/JIM WATSON)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump memuji pekerjaan besar yang sedang dilakukan oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, meski pemimpin itu dikecam atas catatan hak asasi manusia.

Berbicara kepada wartawan di Oval Office, Gedung Putih, bersama dengan Sisi, Trump menyebut pria itu sebagai salah satu temannya.

"Saya pikir dia melakukan pekerjaan besar," ujarnya, Selasa, (9/4/2019), seperti diwartakan AFP.

Baca juga: Pengamat: Karakter Prabowo Serupa Trump, Bolsonaro, dan Duterte...

"Kami tidak pernah memiliki hubungan yang lebih baik antara Mesir dan Amerika Serikat daripada yang kami lakukan sekarang," imbuhnya

Mesir merupakan salah satu mitra strategi AS terbesar, yang juga negara Arab yang berdamai dengan sekutu AS, Israel. Negara itu juga penerima bantuan utama dari "Negeri Paman Sam".

Namun, Sisi menghadapi tudingan terkait penindasan terhadap lawan politiknya, perempuan, dan minoritas agama di Mesir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada akhir bulan ini, penduduk Mesir akan ambil bagian dalam referendum yang dapat membuat Sisi memperpanjang kekuasaannya hingga 2034.

Amendemen konstitusi juga akan meningkatkan peran politik militer dan membawa peradilan di bawah kendali Sisi.

Menjelang pertemuan Trump dengan Sisi, Human Right Watch mendesak Kongres AS untuk menekan Sisi, dengan menyebut referendum itu dapat "melembagakan otoritarianisme".

Daily Mail mencatat, dalam pertemuan dengan Trump, Sisi mengatakan kunjungannya kali ini untuk membahas kerja sama militer, ekonomi, dan budaya antara AS dan Mesir agar semakin kuat.

Baca juga: Telinga Bos Secret Service Diejek dan Dipanggil Dumbo oleh Trump

Itu merupakan pertemuan keenam antara Trump dan Sisi, dan yang kedua digelar di Gedung Putih.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bertemu dengan Sisi untuk menegaskan kembali kekuatan dan pentingnya hubungan bilateral kedua negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.