Partai Sayap Kanan Unggul, Netanyahu Berpeluang Menangi Pemilu Israel

Kompas.com - 10/04/2019, 10:51 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu usai menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya pada malam usai pemungutan suara dalam pemilu, Rabu (10/4/2019) dini hari.AFP / THOMAS COEX Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu usai menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya pada malam usai pemungutan suara dalam pemilu, Rabu (10/4/2019) dini hari.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diproyeksikan bakal kembali menempati jabatannya untuk periode kelima.

Hal tersebut menyusul hasil perhitungan suara sementara pemilu parlemen menempatkan partai sayap kanan, termasuk Partai Likud yang dipimpin Netanyahu, unggul dengan 65 hingga 67 kursi.

Dilansir AFP, Rabu (10/4/2019), perhitungan suara telah mencapai 96 persen dan koalisi partai yang dipimpin Netanyahu unggul dari Aliansi Biru Putih yang mendukung Benny Gantz.

Proses pemungutan suara dalam pemilihan parlemen atau Knesset telah digelar pada Selasa (9/4/2019) untuk memperebutkan 120 kursi di parlemen.


Baca juga: Presiden Palestina Berharap Ada Perdamaian Melalui Pemilu Israel

Netanyahu yang mengusung koalisi sayap kanan dengan Partai Likud berjuang demi melanjutkan masa kepemimpinannya, menghadapi Gantz, mantan kepala staf sekaligus pemimpin Partai Pertahanan Israel, yang didukung Aliansi Biru Putih.

Sebelumnya, kedua pihak mengklaim kemenangan dalam pemilu usai hasil survei yang dirilis tiga stasiun televisi nasional Israel.

Dalam survei awal, Partai Likud yang dipimpin Netanyahu disebut meraih 33 sampai 36 kursi. Sementara Aliansi Biru Putih meraih 36 atau 37 kursi.

Kondisi tersebut memaksa pihak mana pun yang unggul harus membentuk koalisi demi mampu membentuk pemerintahan.

Gabungan Partai Likud dengan partai-partai sayap kanan diperkirakan akan meraih 60 hingga 66 kursi. Sementara Aliansi Biru Putih bisa menarik partai-partai sekutu hingga meraih 54 hingga 60 kursi, dalam perhitungan survei awal.

"Blok sayap kanan yang dipimpin Likud telah menunjukkan kemenangan yang sangat jelas," ujar Netanyahu dalam pernyataan usai penutupan pemungutan suara, Selasa (9/4/2019).

"Saya berterima kasih kepada warga Israel atas kepercayaan yang diberikan. Saya akan mulai membentuk pemerintahan sayap kanan dengan rekan kami malam ini," tambahnya.

Baca juga: Jika Terpilih Lagi, PM Israel Netanyahu Berjanji Caplok Tepi Barat

Sementara dari pihak Gantz, didampingi wakil pemimpin koalisi, Yair Lapid, juga mendeklarasikan kemenangan dalam pemilu.

"Pemilihan ini telah memiliki pemenang dan pecundang yang jelas," ujarnya.

"Netanyahu menjanjikan 40 kursi dan kalah. Presiden dapat melihat hasil ini dan harus memanggil pemenang untuk membentuk pemerintahan berikutnya. Tidak ada pilihan lain," tambah Gantz.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Inilah Peluncur Roket 'Super Besar' yang Diuji Coba oleh Korea Utara

Inilah Peluncur Roket "Super Besar" yang Diuji Coba oleh Korea Utara

Internasional
Cegah Angin Topan ke AS, Trump Ingin Jatuhkan Bom Nuklir

Cegah Angin Topan ke AS, Trump Ingin Jatuhkan Bom Nuklir

Internasional
Trump Menyesal Terlibat Perang Dagang dengan China?

Trump Menyesal Terlibat Perang Dagang dengan China?

Internasional
Baru 5 Menit Menikah, Pasangan Ini Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Baru 5 Menit Menikah, Pasangan Ini Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Internasional
Kim Jong Un Awasi Uji Coba Senjata Baru, Trump Tidak Senang

Kim Jong Un Awasi Uji Coba Senjata Baru, Trump Tidak Senang

Internasional
Presiden Perancis Undang Menlu Iran ke KTT G7, Trump 'Kaget'

Presiden Perancis Undang Menlu Iran ke KTT G7, Trump "Kaget"

Internasional
Dampak Kebijakan Satu Anak China (2): Para Pria 'Mengimpor' Istri dari Negara Lain

Dampak Kebijakan Satu Anak China (2): Para Pria "Mengimpor" Istri dari Negara Lain

Internasional
Kerusuhan Kembali Hantam Hong Kong, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Kerusuhan Kembali Hantam Hong Kong, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Internasional
Dianggap Lecehkan Martabat Generasi Muda, Politisi Malaysia Tolak Gojek

Dianggap Lecehkan Martabat Generasi Muda, Politisi Malaysia Tolak Gojek

Internasional
Dampak Kebijakan Satu Anak China: Para Pria Kesulitan Cari Istri

Dampak Kebijakan Satu Anak China: Para Pria Kesulitan Cari Istri

Internasional
Sempat Mengecam karena Ide Beli Greenland Ditolak, Trump Balik Puji PM Denmark

Sempat Mengecam karena Ide Beli Greenland Ditolak, Trump Balik Puji PM Denmark

Internasional
Politisi Malaysia Ini Dituding Memperkosa PRT asal Indonesia

Politisi Malaysia Ini Dituding Memperkosa PRT asal Indonesia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Merah Putih di Burj Khalifa | Kabar Pilu Kebakaran Hutan Amazon

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Merah Putih di Burj Khalifa | Kabar Pilu Kebakaran Hutan Amazon

Internasional
Habiskan Rp 122 Juta untuk Operasi Hidung, Wanita Ini Malah Mirip Karakter Film 'Avatar'

Habiskan Rp 122 Juta untuk Operasi Hidung, Wanita Ini Malah Mirip Karakter Film "Avatar"

Internasional
Luas Hutan Amazon yang Terbakar di Brasil 28 Kali Luas Jakarta

Luas Hutan Amazon yang Terbakar di Brasil 28 Kali Luas Jakarta

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X