Keluhkan Nyeri Dada, Dalai Lama Diterbangkan ke Rumah Sakit

Kompas.com - 10/04/2019, 09:01 WIB
Dalai Lama melambaikan tangan kepada pengikutnya saat tiba di Ulan Bator, Mongolia, Rabu (23/11/2016). BYAMBASUREN BYAMBA-OCHIR / AFP Dalai Lama melambaikan tangan kepada pengikutnya saat tiba di Ulan Bator, Mongolia, Rabu (23/11/2016).

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, dikabarkan tengah menjalani perawatan di rumah sakit di India, setelah mengeluhkan menderita rasa sakit pada bagian dada.

Menurut asisten pribadinya, Tenzin Taklha, Dalai Lama baru saja kembali ke kediamannya di Dharamsala, Himalaya, dari menghadiri pertemuan di New Delhi, Selasa (9/4/2019).

"Dia mengatakan merasa tidak nyaman sehingga kami kembali menerbangkannya ke New Delhi untuk pemeriksaan," kata Taklha kepada News 18.

"Dokter telah mendiagnosisnya dengan infeksi dada dan dia harus dirawat. Namun kondisinya sudah stabil. Dia akan dirawat selama dua tiga hari," ujarnya kepada Reuters.

Ngodup Tsering, perwakilan Dalai Lama di Amerika Serikat, mengatakan kepada AFP bahwa Dalai Lama diterbangkan ke New Delhi pada Selasa pagi.

"Pihak dokter mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kondisinya tidak serius," ujar Tsering.

Baca juga: Faktor Usia Jadi Alasan Dalai Lama Kurangi Kunjungan ke Luar Negeri

Inspektur kepolisian Kangra, Santosh Patial, mengataka kepada The India Express bahwa Dalai Lama melakukan penerbangan reguler pada Selasa pagi dan tidak ditandu. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujarnya.

Bulan lalu telah menandai 60 tahun sejak Dalai Lama meninggalkan Tibet untuk diasingkan di India setelah upaya pemberontakan yang gagal pada 1959, menyusul datangnya pasukan China ke Tibet yang mendorong ribuan orang melarikan diri melintasi perbatasan.

Sejak saat itu, Dalai Lama menjadikan India sebagai rumahnya. India secara resmi menyebut biksu Buddha berusia 83 tahun itu sebagai tamu kehormatan.

Dari India, Dalai Lama pergi ke berbagai negara, menjadi ikon budaya dan spiritual. Namun tahun lalu, dia memutuskan mengurangi kegiatannya karena usia yang sudah semakin tua.

Tidak jelas siapa yang akan menggantikannya sebagai pemimpin spiritual Buddha di Tibet, bagaimana penggantinya akan dipilih atau apakah akan ada sosok Dalai Lama yang lain.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X