Kepala Secret Service AS Mengundurkan Diri

Kompas.com - 09/04/2019, 07:04 WIB
Kepala Secret Service Randolph Tex Alles yang akan segera mengundurkan diri. AFP / ANDREW CABALLERO-REYNOLDSKepala Secret Service Randolph Tex Alles yang akan segera mengundurkan diri.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali ditinggalkan oleh salah seorang pejabat tingginya.

Hanya sehari berselang usai pengunduran diri Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen, kali ini kepala Secret Service yang dikabarkan mundur dari jabatannya.

"Kepala Secret Service AS Randolph 'Tex' Alles telah mengumumkan akan segera meninggalkan jabatannya," kata juru bicara kepresidenan, Sarah Sanders, Senin (8/4/2019) malam.

"Presiden Trump telah menunjuk James M Murray, anggota karier USSS untuk mengambil alih jabatan itu mulai Mei mendatang," tambah Sanders dalam pernyataannya.

Baca juga: Keluarga Donald Trump Besar, Secret Service AS Krisis Dana

Secret Service merupakan badan yang bertugas memastikan keamanan presiden, wakil presiden, dan anggota keluarga mereka, serta para mantan presiden, maupun kepala negara yang berkunjung ke AS.

Salah satu tugas Secret Service adalah mengatur dan mengkoordinasikan pengamanan di dalam Gedung Putih.

Tak diungkapkan alasan pengunduran diri Alles. Namun mantan jenderal marinir AS itu membantah kabar yang menyebut dirinya telah dipecat.

"Tidak diragukan lagi bahwa Anda telah mendengar laporan media tentang pemecatan saya. Tapi saya yakinkan kepada Anda bahwa ini bukan masalahnya."

"Dan faktanya telah diberitahukan pekan lalu oleh pemerintah bahwa transisi dalam kepemimpinan telah diharapkan dalam Departemen Keamanan Dalam Negeri," lanjutnya, dikutip AFP.

Kabar pemecatan yang beredar telah dikaitkan dengan insiden yang terjadi di klub golf Trump di Florida, Mar-a-Lago, di mana bulan lalu seorang perempuan berpaspor China ditangkap setelah kedapatan membawa perangkat yang terinfeksi malware berbahaya.

Penangkapan itu dilakukan pada saat Trump berada di klub tersebut selama akhir pekan, yang seharusnya menjadikan beberapa tempat di dalam klub sebagai kawasan terlarang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X