Ketika Tempe Makin Populer dan Mendapat Tempat di Lidah Warga Dunia

Kompas.com - 08/04/2019, 18:56 WIB
Tempe makanan IndonesiaAndiArman Tempe makanan Indonesia

KOMPAS.com - Tempe. Makanan yang berasal dari fermentasi kedelai itu mungkin merupakan hidangan umum yang sehar-hari dijumpai di berbagai tempat di Indonesia.

Di luar negeri, tempe mungkin hanya bisa dijumpai di restoran milik orang Indonesia. Meski begitu, kini makanan berbentuk balok itu makin mendapat tempat di dunia.

Seperti misalnya Rustono. Pria asal Grobogan, Jawa Tengah, yang sukses memperkenalkan dan menjual tempe ke Jepang melalui merek Rusto's Tempeh.

Baca juga: Kisah Perjuangan Rustono King of Tempe, dari Grobogan sampai Amerika


Kemudian dalam acara kelas kreatif tempe yang diikuti KompasTravel di Bali tahun lalu, warga asing sangat menyukai makanan itu.

"Saya pertama kali mencoba tempe di Indonesia dua tahun lalu. Saya makan tempe yang ada gado-gado dan rasanya super enak," kata Ashley asal Melbourne, Australia.

Karena statusnya sebagai makanan yang cukup sulit dicari, empat mahasiswa Indonesia mempunyai ide untuk berbisnis tempat di Swedia.

Cynthia Andriani, Ellen Putri Edita, Izzan Fathurrahman, dan Giovania Kartika asal Universitas Lund itu menggagas bisnis berjuluk “Super Tempe”.

Ide mereka mendapat respon positif dari investor Swedia, di mana Izzan berkata mereka mendapat tawaran dari Sweden Food Tech, komunitas pengusaha yang fokus di teknologi pangan.

Baca juga: Menteri Perdagangan: Kita Mau Ekspor Tempe

Jauh sebelum Izzan dan kawan-kawannya mempunyai ide berbisnis tempe, sudah ada warga asing yang menjualnya ke negara asal mereka.

William Mitchell, seorang warga negara Inggris, mulai merintis usaha berjualan tempe di London pada 2013 setelah mencobanya saat bekerja di Jakarta 1995 silam.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Konvoi Militer Turki Diserang Suriah, 3 Warga Sipil Tewas

Konvoi Militer Turki Diserang Suriah, 3 Warga Sipil Tewas

Internasional
WNI di Denmark Rela Tempuh Perjalanan 5 Jam demi Ikut Upacara 17 Agustus

WNI di Denmark Rela Tempuh Perjalanan 5 Jam demi Ikut Upacara 17 Agustus

Internasional
Tandai Peringatan 17 Agustus di Italia, KBRI Roma Pukul Gong

Tandai Peringatan 17 Agustus di Italia, KBRI Roma Pukul Gong

Internasional
3.500 Pengungsi Rohingya di Bangladesh Dibebaskan untuk Kembali ke Myanmar

3.500 Pengungsi Rohingya di Bangladesh Dibebaskan untuk Kembali ke Myanmar

Internasional
Taiwan Tawarkan Suaka bagi Peserta Demo Hong Kong, China Marah

Taiwan Tawarkan Suaka bagi Peserta Demo Hong Kong, China Marah

Internasional
Iran Peringatkan AS Tak Usik Kapal Tankernya yang Dibebaskan Gibraltar

Iran Peringatkan AS Tak Usik Kapal Tankernya yang Dibebaskan Gibraltar

Internasional
Ditanya Kenapa Masih Pertahankan Pasukan di Afghanistan, Trump: Kami Seperti Polisi

Ditanya Kenapa Masih Pertahankan Pasukan di Afghanistan, Trump: Kami Seperti Polisi

Internasional
Diejek Gendut Saat Ingin Es Krim, Gadis Ini Bunuh Pacar Pakai Gunting

Diejek Gendut Saat Ingin Es Krim, Gadis Ini Bunuh Pacar Pakai Gunting

Internasional
Dibebaskan Gibraltar, Kapal Tanker Iran Berlayar ke Yunani

Dibebaskan Gibraltar, Kapal Tanker Iran Berlayar ke Yunani

Internasional
Trump: Kami Tidak Ingin Afghanistan Jadi 'Laboratorium Teror'

Trump: Kami Tidak Ingin Afghanistan Jadi "Laboratorium Teror"

Internasional
5 Bulan Mengajar, Guru di Malaysia Ini Dapat 15 Surat Cinta dari Murid

5 Bulan Mengajar, Guru di Malaysia Ini Dapat 15 Surat Cinta dari Murid

Internasional
Hindari Kerusuhan, Otoritas India Tahan 4.000 Warga Kashmir

Hindari Kerusuhan, Otoritas India Tahan 4.000 Warga Kashmir

Internasional
Diputus Pacar dan Hilang Pekerjaan, Pria Ini Ancam Bunuh 100 Orang

Diputus Pacar dan Hilang Pekerjaan, Pria Ini Ancam Bunuh 100 Orang

Internasional
PM Denmark: Ketertarikan Trump Beli Greenland Itu Konyol

PM Denmark: Ketertarikan Trump Beli Greenland Itu Konyol

Internasional
Terbangun dari Koma 10 Hari, Pria Ini Lupa Tentang Hari Pernikahannya

Terbangun dari Koma 10 Hari, Pria Ini Lupa Tentang Hari Pernikahannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X