Warga Inggris yang Gabung ISIS Kini Bisa Diancam 10 Tahun Penjara Jika Kembali

Kompas.com - 08/04/2019, 13:38 WIB
Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). (AFP/Delil Souleiman) Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). (AFP/Delil Souleiman)

LONDON, KOMPAS.com - Warga negara Inggris yang telah gabung dengan ISIS dan ingin kembali kini dapat diancam dengan hukuman penjara hingga 10 tahun.

Hal tersebut menyusul disahkannya undang-undang baru dan mulai diberlakukan pekan lalu, yang ditujukan kepada setiap warga negaranya yang telah bepergian ke wilayah dalam daftar hitam pemerintah.

Dilansir Daily Mail, peraturan tersebut menjadikan seseorang yang bepergian ke daerah terlarang dalam daftar hitam dan menetap lebih dari satu bulan tanpa alasan yang sah, sebagai tindak kejahatan.

Wilayah yang telah masuk dalam daftar hitam saat ini mencakup provinsi Idlib di barat laut Suriah, yang sebagian telah dikuasai oleh organisasi teroris terkait Al-Qaeda.

Baca juga: Remaja Inggris Berjuluk Osama bin Bieber Tewas Dieksekusi ISIS

Namun daftar daerah yang lebih luas, termasuk sebagian wilayah Suriah, Libya, Afghanistan, dan Somalia, akan diajukan kepada parlemen sebelum akhir tahun ini.

Disampaikan Menteri Dalam Negeri Inggris Victoria Atkins, setiap warga negara Inggris yang diketahui pernah pergi ke wilayah-wilayah terlarang itu dan kembali setelah menetap dalam waktu tertentu, dapat diancam dengan undang-undang baru tersebut.

"Setiap individu akan diberi waktu satu bulan untuk meninggalkan daerah yang terlarang, setelah itu mereka akan menghadapi penuntutan jika memilih untuk tinggal," ujar menteri.

Undang-undang baru tersebut tidak memerlukan bukti keterlibatan seseorang dengan organisasi teroris atau milisi asing, maupun ikut dalam pertempuran.

Sehingga undang-undang baru ini juga dapat dikenakan kepada para "penganting ISIS" yang saat ini terjebak di Suriah.

Banyak tersangka anggota kelompok teroris yang kini ditahan di Idlib sejak 2012, setelah terjepit antara perbatasan Turki dengan pasukan pemerintah yang loyal kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X