Kompas.com - 08/04/2019, 10:33 WIB

MAHARASHTRA, KOMPAS.com - Seorang pria di India menjadi buronan polisi setelah dituduh mencekik istrinya hingga tewas dalam pertengkaran yang dipicu pekerjaaan sang istri.

Korban yang bernama Rekha Pagare (35), ditemukan tewas dengan luka lebam pada leher setelah bertengkar dengan suaminya Dileep Pagare (38), di kediaman mereka di Thane, negara bagian Maharashtra, pada Minggu (7/4/2019).

Dilansir India Today, korban sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga di sebuah keluarga, yang tidak disukai oleh suaminya, yang bekerja sebagai tukang ledeng.

Pasangan yang telah dikaruniai dua orang anak itu kerap berselisih, termasuk pada Minggu lalu, saat keluarga itu merayakan festival Gudi Padwa.

Baca juga: Suami Pilih Makan Malam di Rumah Mertua, Perempuan di India Gantung Diri

Korban kembali ke rumah mereka di Mukund Nagar, kota Ulhasnagar, pada malam hari, dan terjadi pertengkaran. Tersangka diduga menjerat leher istrinya dengan kain "dupatta", yakni kain panjang yang dikenakan wanita India sebagai pakaian.

Melihat pertengkaran kedua orangtuanya, putri mereka yang berusia 13 tahun mencoba melerai, namun oleh tersangka justru dipaksa keluar rumah.

Gadis itu kemudian bergegas ke rumah neneknya yang tak jauh dari tempat tinggalnya untuk melaporkan pertengkaran kedua orangtuanya.

Bersama sang nenek, gadis itu kembali ke rumah dan mereka menemukan korban sudah terbaring di lantai, sementara tersangka tidak berada di lokasi.

Korban pun segera dibawa ke rumah sakit terdekat, namun dokter menyatakan nyawa korban sudah tidak tertolong. Jenazah korban kini dikirim untuk dilakukan pemeriksaan pascakematian.

Menurut keterangan pihak keluarga kepada polisi, sehari sebelumnya, tersangka juga sempat memukuli korban hingga mengalami cedera dan dirawat di rumah sakit.

Polisi saat ini masih mencari keberadaan tersangka yang diduga melarikan diri usai membunuh istrinya.

Tersangka akan diancam undang-undang pidana pasal 302 tentang pembunuhan, pasal 323 tentang melukai secara sengaja, pasal 504 tentang penghinaan yang memicu pertengkaran, serta pasal 506 untuk intimidasi kriminal.

Baca juga: Dilarang Orangtuanya Bermain PUBG, Remaja di India Bunuh Diri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.