Mahathir: Najib Razak Pemimpin yang Lebih Buruk dari Anwar Ibrahim

Kompas.com - 07/04/2019, 19:32 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018.AFP/MOHD RASFAN Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengungkap alasan sebenarnya dia memilih bekerja sama dengan mantan musuhnya, Anwar Ibrahim.

Dalam wawancara dengan New Straits Times, seperti dilansir Straits Times Minggu (7/4/2019), Mahathir mengungkap dia ingin mencegah Najib Razak kembali berkuasa.

Mahathir mengatakan, dia memang pernah mengkritik kemampuan Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) dalam memimpin Malaysia.

Baca juga: Mahathir Kecewa dengan Komentar dari Putri Anwar Ibrahim


Namun, dia ternyata menemukan bahwa Najib adalah pemimpin yang jauh lebih buruk daripada Anwar. "Pemimpin terburuk," tegas Mahathir.

Apalagi setelah Najib diduga terlibat skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang membuat negara asing seperti AS turun tangan menyelidiki.

Karena itu, dia pun memutuskan untuk bekerja sama dengan Anwar. "Bagaimanapun masa lalu dan perkataan kami satu sama lain," tutur dia.

PM berjuluk Dr M itu menjelaskan, dia lebih bisa menerima jika Anwar yang menjadi pemimpin Malaysia daripada melihat Najib kembali menang.

Mahathir berkata meski hubungan di masa lalu sempat memburuk, kerjasamanya dengan Anwar jauh lebih penting untuk mencegah Najib melenggang.

"Saya tahu jika kami tidak bekerja bersama, maka Najib bakal kembali jadi perdana menteri. Jelas bencana bagi negara ini," ujarnya.

Perdana menteri berusia 93 tahun itu melanjutkan, kini dia juga mulai memercayai kemampuan Anwar melalui koalisi Pakatan Harapan.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Internasional
PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

Internasional
AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

Internasional
Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Internasional
Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Internasional
Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Internasional
Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Internasional
Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Internasional
Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Internasional
Tepergok saat Hendak Mencuri Bra Pakai Payung, Pria Singapura Dibui

Tepergok saat Hendak Mencuri Bra Pakai Payung, Pria Singapura Dibui

Internasional
PM Denmark Tolak Jual Greenland, Trump Tersinggung

PM Denmark Tolak Jual Greenland, Trump Tersinggung

Internasional
Bisa Buktikan Kota Ini Tidak Ada, Hadiah Uang Rp 15 Miliar Menanti

Bisa Buktikan Kota Ini Tidak Ada, Hadiah Uang Rp 15 Miliar Menanti

Internasional
Telan 68 Paket Narkoba, Pria Kenya Ditahan di Bandara Thailand

Telan 68 Paket Narkoba, Pria Kenya Ditahan di Bandara Thailand

Internasional
Viral, Politisi Pria Selandia Baru Susui Bayi Saat Sidang Parlemen

Viral, Politisi Pria Selandia Baru Susui Bayi Saat Sidang Parlemen

Internasional
Dituding Jadi Penyebab Kebakaran Hutan Amazon oleh Presiden Brasil, NGO Tidak Terima

Dituding Jadi Penyebab Kebakaran Hutan Amazon oleh Presiden Brasil, NGO Tidak Terima

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X