Kalah dalam Pilkada, Wali Kota di Turki Bongkar Taman Bermain

Kompas.com - 07/04/2019, 19:14 WIB
Taman bermain di kota Yenidonganlar, Turki akhirnya dibangun kembali usai dibongkar wali kota yang kalah dalam pemilihan. gokhanmdemirtas/Twitter Taman bermain di kota Yenidonganlar, Turki akhirnya dibangun kembali usai dibongkar wali kota yang kalah dalam pemilihan.
|

ANKARA, KOMPAS.com - Media massa Turki mengabarkan sebuah efek tak terduga dari hasil pemilu lokal yang digelar pada akhir pekan lalu.

Seorang wali kota dituduh menghancurkan sebuah taman bermain untuk anak-anak ketika dia kalah dalam pemilihan umum.

Warga kota Yenidonganlar di pesisir Laut Hitam amat terkejut ketika pada Senin (1/4/2019) mereka menemukan taman bermain sudah dibongkar.

Baca juga: Partainya Kalah dalam Pilkada, Erdogan Sebut AS dan Eropa Ikut Campur

Warga juga melihat berbagai benda yang dulu ada di taman bermain, dipindahkan ke sebuah mobil.

Sejumlah saksi mengatakan, mereka melihat Mehmet Aykol, sang wali kota, memotong ayunan dan perosotan karena dia marah dengan hasil pemilu. Demikian dikabarkan situs berita T24.

Akyol sudah menjadi wali kota selama 20 tahun sebelum kalah dalam pemilu lokal yang digelar pada Minggu (31/3/2019).

Dan, taman bermain anak-anak yang dihancurkan itu baru dibangun dua pekan sebelum pemilihan lokal digelar.

"Dia membangun taman bermain untuk meraup suara. Dia membongkarnya saat dia kalah," ujar seorang warga kepada kantor berita DHA.

Sementara seorang ibu dikabarkan mempertanyakan mengapa mantan wali kota itu harus mengecewakan anak-anak.

"Dia seharusnya malu kepada dirinya sendiri. Ini adalah properti pemerintah. Dia merusak properti pemerintah," ujar perempuan itu.

Namun, Akyol membantah tuduhan dia tak menerima kekalahan dalam pemilihan lokal itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Sandera 3 Nelayan Indonesia, Kelompok Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8 Miliar

Internasional
Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Jalankan Bisnis Penipuan Online dari Penjara, Napi Ini Raup Rp 14 Miliar

Internasional
Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Pelatih Kebugaran Meksiko Ini Ditemukan Tewas Ditembak dan Ditikam di Rumahnya

Internasional
Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Kim Jong Un Tolak Undangan dari Presiden Korea Selatan

Internasional
Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Didesak Indonesia, DK PBB Keluarkan Status Ilegal Pemukiman Israel di Palestina

Internasional
Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Video Ungkap Momen Polisi Selamatkan Bocah 8 Tahun yang Diculik

Internasional
Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Berkunjung ke Thailand, Paus Fransiskus Temui Pemimpin Tertinggi Agama Buddha

Internasional
Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong

Internasional
Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Trump Disebut Perintahkan Tekan Ukraina untuk Selidiki Joe Biden

Internasional
Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Takut Harga Minyak Naik, Trump Tak Menentang Putra Mahkota Saudi soal Pembunuhan Khashoggi

Internasional
Israel Gelar 'Serangan Skala Besar' terhadap Iran di Suriah

Israel Gelar "Serangan Skala Besar" terhadap Iran di Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

[POPULER INTERNASIONAL] Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah | Pria 74 Tahun Ceraikan Istri 21 Tahun

Internasional
Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Gajah Bernama Osama bin Laden Ini Mati Setelah Injak 5 Orang hingga Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X