Kompas.com - 07/04/2019, 17:54 WIB
ilustrasi singa ilustrasi singa

CAPE TOWN, KOMPAS.com - Seorang terduga pemburu gelap dilaporkan hanya tinggal tulang setelah dimakan singa dengan sebelumnya tewas diinjak gajah.

Diwartakan ABC Minggu (7/4/2019), awalnya si pemburu gelap datang ke Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan untuk mendapatkan cula badak.

Baca juga: Berniat Membunuh Badak, 3 Pemburu Gelap Malah Tewas Dimangsa Singa

Penjaga taman nasional mengatakan, keluarga si pemburu menghubungi mereka dan mengaku pria itu memasuki taman pada Selasa lalu (2/4/2019).

Petugas taman nasional pun segera membentuk tim pencari di darat maupun udara pada Rabu (3/4/2019), dan menangkap empat rekan pemburu itu.

Namun karena tidak mempunyai pencahayaan yang cukup, mereka tidak bisa menemukan lokasi si pemburu. Pencarian pun akhirnya diputuskan dihentikan.

Kamis waktu setempat, mereka kembali melakukan pencarian berbekal informasi dari bawahan si pemburu. Mereka pun menemukan "sisa-sisa" si pemburu.

Yakni tengkorak dan sepotong celana yang diyakini adalah milik si pemburu. "Selain itu, sisa tubuh lainnya ditemukan," ujar Taman Nasional Afsel dalam keterangan resmi.

Merunut keterangan si kaki tangan, pemburu itu nampaknya tewas diinjak oleh gajah. Kemudian kawanan singa datang dan memakan jenazah si pemburu.

Direktur eksekutif taman Glenn Phillips memberikan belasungkawa kepada korban seraya memperingatkan agar kejadian itu tidak terulang kembali.

"Memasuki taman secara ilegal apalagi berjalan adalah tindakan tidak bijak. Sangat berbahaya dengan sudah ada korban," ujar Phillips dilansir BBC.

Ini bukan kali pertama pemburu gelap malah berakhir jadi mangsa buruannya di Kruger. Tahun lalu, singa menerkam pria yang hendak berburu.

Singa itu hanya menyisakan kepala dan sejumlah potongan tubuh lain. Selain itu, gajah diketahui juga bertindak agresif jika ada manusia.

Baca juga: Demi Peroleh Gading, Pemburu Gelap Bunuh 90 Ekor Gajah di Botswana



Sumber BBC,ABC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X