China Tutup Kawasan Industri Kimia Pascaledakan yang Tewaskan 78 Orang

Kompas.com - 06/04/2019, 20:52 WIB
Foto udara menunjukkan lokasi ledakan di kawasan industri kimia di kota Yancheng, provinsi Jiangsu, China.AFP / STR Foto udara menunjukkan lokasi ledakan di kawasan industri kimia di kota Yancheng, provinsi Jiangsu, China.

BEIJING, KOMPAS.com - Otoritas China akan menutup kawasan industri kimia di kota Yancheng, provinsi Jiangsu, pascainsiden ledakan bulan lalu yang menewaskan hingga 78 orang.

Keputusan untuk menutup kawasan Taman Industri Kimia Xiangshui itu dibuat pada Kamis (4/4/2019) oleh otoritas setempat. Demikian diberitakan CCTV.

Pemerintah Provinsi Jiangsu juga akan mulai menutup jumlah pabrik kimia yang ada hingga sekitar setengahnya pada 2020, seperti dilansir situs berita The Paper.

Ledakan yang terjadi di kawasan pabrik kimia di Yancheng pada 21 Maret lalu itu menjadi kecelakaan industri terburuk yang terjadi di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.


Baca juga: Ledakan di Akademi Militer Rusia, Empat Prajurit Terluka

Selain menewaskan hingga 78 orang, ledakan juga melukai 187 orang dengan dua di antaranya dalam kondisi kritis. Ribuan warga juga harus dievakuasi dari kawasan sekitar lokasi ledakan karena adanya kekhawatiran gas beracun.

Ledakan yang terjadi sangat besar sehingga sempat memicu terjadinya gempa kecil bermagnitudo 2,2 yang dirasakan warga di sekitar lokasi insiden.

Tiga karyawan dari perusahaan Jiangsu Tianjiayi Chemical, perusahaan pemilik fasilitas tempat terjadinya ledakan, telah ditahan petugas untuk dimintai keterangan.

"Ketiganya diduga bertanggung jawab atas insiden ledakan yang terjadi di Yancheng," tulis pernyataan resmi pemerintah setempat di Weibo, dikutip AFP.

Perusahaan kimia Jiangsu Tianjiayi Chemical yang didirikan pada 2007, memiliki sekitar 195 karyawan. Perusahaan itu memproduksi bahan kimia mentah termasuk anisol, senyawa kimia yang sangat mudah terbakar.

Perusahaan tersebut juga dilaporkan memiliki catatan pelanggaran peraturan lingkungan, menurut Biro Lingkungan dan Ekologi Kota Yancheng.

Kecelakaan industri masih kerap terjadi di China, di mana peraturan keselamatan seringkali tidak dijalankan dengan baik.

Baca juga: Ledakan di Pabrik Kimia di China, 12 Orang Tewas

November tahun lalu, kebocoran gas menyebabkan timbul ledakan di pabrik produksi PVC di China utara, menewaskan 24 orang dan 21 lainnya luka.

Di bulan Juli, ledakan terjadi di pabrik kimia di provinsi Sichuan dan menewaskan 19 orang ditambah 12 lainnya luka-luka.

Pada 2015, ledakan besar terjadi di fasilitas penyimpanan di sebuah pabrik kimia raksasa, menewaskan sedikitnya 165 orang di kota pelabuhan Tianjin.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X