Berkat Tempe, Mahasiswa Indonesia Pikat Investor Swedia

Kompas.com - 06/04/2019, 08:15 WIB
Seorang pengunjung Sweden Demo Day mencicipi tempe goreng tepung yang disuguhkan tim Super Tempe. Mahasiswa asal Indonesia memperkenalkan tempe sebagai makanan alternatif sekaligus ide bisnis di ajang temu ribuan startup dan investor Swedia di Stockholm, Kamis (4/4/2019)Kompas.com/Artika Rachmi Farmita Seorang pengunjung Sweden Demo Day mencicipi tempe goreng tepung yang disuguhkan tim Super Tempe. Mahasiswa asal Indonesia memperkenalkan tempe sebagai makanan alternatif sekaligus ide bisnis di ajang temu ribuan startup dan investor Swedia di Stockholm, Kamis (4/4/2019)

STOCKHOLM, KOMPAS.com – Di Indonesia, tempe barangkali menjadi makanan biasa yang lazim ditemui dan dikonsumsi masyarakat sehari-hari.

Sebaliknya di kawasan Eropa Utara, tempe masih merupakan hal yang asing. Kalaupun dijual di toko bernuansa Asia, harganya cukup menguras kantong.

Berangkat dari tantangan harga dan pasokan itulah, empat mahasiswa Indonesia menawarkan ide bisnis tempe di Swedia.

Baca juga: Berkat Biskuit Tempe, Mahasiswa Universitas Brawijaya Lolos ke Final Kompetisi Pangan Dunia


Cynthia Andriani, Ellen Putri Edita, Izzan Fathurrahman, dan Giovania Kartika asal Universitas Lund itu menggagas bisnis berjuluk “Super Tempe”.

Tujuannya ialah memperkenalkan tempe khas Indonesia, sebab sebagian besar masyarakat di Swedia belum familiar.

Padahal, tempe berpotensi menjadi kudapan alternatif yang sehat.

“Apalagi tempe ini sangat sesuai dengan tren sustainability, climate change, dan vegan lifestyle orang Swedia,” ujar Cynthia yang menempuh studi master di bidang Food Technology and Nutrition.

Tak hanya berbekal ide, mereka menjajal sendiri bagaimana membikin tempe yang pas dengan selera orang Swedia.

Pasalnya, Swedia adalah negara dengan empat musim yang suhunya bisa berada di bawah nol derajat saat musim dingin.

“Sebelum ikut kompetisi ide bisnis, saya sering membuat tempe sendiri di housing,” imbuh Ellen yang menekuni Environmental Studies and Sustainability Science.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pemilik Serang Mobil Turis, Restoran di Albania Diratakan Pakai Buldoser

Pemilik Serang Mobil Turis, Restoran di Albania Diratakan Pakai Buldoser

Internasional
Trump Batal Berkunjung karena Greenland, PM Denmark Marah

Trump Batal Berkunjung karena Greenland, PM Denmark Marah

Internasional
Kereta Peluru di Jepang Melaju 280 Km Per Jam dengan Pintu Terbuka

Kereta Peluru di Jepang Melaju 280 Km Per Jam dengan Pintu Terbuka

Internasional
Lebih dari 100 Anggota Polis Diraja Malaysia Positif Narkoba

Lebih dari 100 Anggota Polis Diraja Malaysia Positif Narkoba

Internasional
Trump Berniat Beli Greenland, Politisi Denmark: Ada Wilayah AS yang Bisa Dijual?

Trump Berniat Beli Greenland, Politisi Denmark: Ada Wilayah AS yang Bisa Dijual?

Internasional
Batal Berkunjung Gara-gara Greenland, Trump Dianggap Hina Ratu Denmark

Batal Berkunjung Gara-gara Greenland, Trump Dianggap Hina Ratu Denmark

Internasional
Jalani Operasi Pembesaran Payudara secara Diam-diam, Ibu Muda Ini Justru Meninggal

Jalani Operasi Pembesaran Payudara secara Diam-diam, Ibu Muda Ini Justru Meninggal

Internasional
Video Ungkap Detik-detik Pesawat Jatuh ke Laut

Video Ungkap Detik-detik Pesawat Jatuh ke Laut

Internasional
Jadi Sebab Pembatalan Kunjungan Trump ke Denmark, Ini 5 Fakta Greenland yang Perlu Diketahui

Jadi Sebab Pembatalan Kunjungan Trump ke Denmark, Ini 5 Fakta Greenland yang Perlu Diketahui

Internasional
Serang Pemiliknya, 3 Ekor Singa Afrika Terpaksa Ditembak Mati

Serang Pemiliknya, 3 Ekor Singa Afrika Terpaksa Ditembak Mati

Internasional
Trump Batalkan Kunjungan karena Isu Greenland, Denmark Kaget

Trump Batalkan Kunjungan karena Isu Greenland, Denmark Kaget

Internasional
Yunani Mengaku Tak Ada Permintaan Berlabuh dari Kapal Tanker Iran

Yunani Mengaku Tak Ada Permintaan Berlabuh dari Kapal Tanker Iran

Internasional
Intelijen AS Sebut ISIS Masih Punya 18.000 Tentara dan Dana Perang Rp 5,7 Triliun

Intelijen AS Sebut ISIS Masih Punya 18.000 Tentara dan Dana Perang Rp 5,7 Triliun

Internasional
AS Hendak Jual Jet Tempur F-16 Terbaru ke Taiwan, China Ancam Berikan Sanksi

AS Hendak Jual Jet Tempur F-16 Terbaru ke Taiwan, China Ancam Berikan Sanksi

Internasional
Greenland Tak Dijual, Trump Batalkan Kunjungan ke Denmark

Greenland Tak Dijual, Trump Batalkan Kunjungan ke Denmark

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X