Kompas.com - 04/04/2019, 16:55 WIB

CHICAGO, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kota terbesar ketiga di AS, Chicago, akan dipimpin oleh seorang perempuan kulit hitam.

Tak hanya itu, wali kota terpilih juga telah secara terbuka mengakui bahwa dirinya adalah seorang lesbian.

Lori Lightfoot (56), seorang mantan jaksa federal dan pengacara, memenangkan pemilihan putaran kedua yang digelar pada Selasa (2/4/2019), dan akan mengambil sumpah jabatan pada 20 Mei mendatang.

Lightfoot yang memperoleh 74 persen suara, unggul dari kandidat putaran kedua lainnya, Toni Preckwinkle, yang hanya meraih 26 persen.

Lightfoot yang belum pernah memegang jabatan terpilih, menang dari Preckwinkle, yang menjabat sebagai kepala eksekutif Cook County. Seperti halnya Lightfoot, Preckwinkle juga seorang perempuan kulit hitam.

Baca juga: Chicago Berencana Bangun Taman Terapung

Sepanjang sejarah, sejak 1837, Chicago baru pernah sekali dipimpin seorang wali kota kulit hitam, dan seorang wali kota perempuan.

Lightfoot akan menggantikan Rahm Emanuel yang memutuskan tidak melanjutkan masa jabatannya untuk kali ketiga.

Chicago, sebagai kota terbesar ketiga di AS, yang dikenal sebagai kota di mana kesepakatan antara orang dalam dan partai politik yang berkuasa telah berkembang selama puluhan tahun.

Menurut pakar politik, Evan McKenzie, profesor ilmu politik di Universitas Illinois, terpilihnya Lightfoot menjadi bukti penolakan seluruh warga Chicago atas permainan politik tingkat wali kota.

Sementara pesaingnya, Preckwinkle (72), yang telah berpuluh-puluh tahun memegang jabatan terpilih di tingkat lokal, justru tidak terpilih karena para pemilik suara yang sepakat ingin mengguncang Balai Kota.

Warga Chicago telah muak dengan kekerasan bersenjata di kota mereka yang lebih banyak dibanding kota-kota besar Amerika lainnya, menuntut pemerintah kota mengambil tindakan tegas atas peraturan kepemilikan senjata api.

"Orang-orang berharap sesuatu yang berbeda akan datang, dan terpilih untuk hal itu merupakan sesuatu yang luar biasa," kata Lightfoot kepada wartawan, Selasa (2/4/2019), dikutip AFP.

Pemilihan wali kota Chicago 2019 digelar pada 26 Februari dengan diikuti 14 kandidat. Sementara pemilu putaran kedua yang diikuti dua kandidat teratas digelar 2 April lalu.

Baca juga: Akibat Cuaca Dingin Ekstrem, Rel Kereta di Chicago Dibakar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.