Trump Ancam Tutup Perbatasan Meksiko, Harga Alpukat Melonjak

Kompas.com - 04/04/2019, 14:09 WIB
Ilustrasi alpukat. SHUTTERSTOCKIlustrasi alpukat.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menutup perbatasan selatan dengan Meksiko mulai membawa dampak.

Dampak paling jelas yang telah mulai dirasakan adalah harga buah alpukat yang mulai melonjak. Hal tersebut lantaran sebagian besar buah alpukat yang ada di pasar AS didatangkan dari negara Amerika Utara itu.

Harga alpukat Hass yang didatangkan dari wilayah Michoacan Meksiko dilaporkan telah melonjak hingga 34 persen pada Selasa (2/4/2019).

Kenaikan itu tercatat sebagai yang terbesar terjadi dalam satu hari sejak 2009. Dan jika perbatasan AS-Meksiko benar-benar ditutup, maka harga alpukat akan semakin tinggi. Demikian dikutip New York Post dari Bloomberg.


"Harga alpukat dapat dengan mudah melonjak hingga dua atau tiga kali lipat apabila kita menutup perbatasan," kata Roland Fumasi, wakil presiden Rabobank, yang mencatat pembiayaan pertanian.

Baca juga: Jika Trump Tutup Perbatasan dengan Meksiko, AS Akan Kehabisan Alpukat

Fumasi mengatakan, lonjakan harga alpukat juga dipengaruhi para importir yang meningkatkan pembelian sebelum perbatasan benar-benar ditutup.

Selain itu, faktor cuaca dengan gelombang panas yang menerjang California menyebabkan panen alpukat di dalam negeri mengalami kendala dan membuat AS semakin bergantung pada panen dari Meksiko.

"Karena panen di California terlambat dan itu lahannya tidak luas. Hampir seluruh kebutuhan alpukat AS bergantung pada Meksiko," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, penutupan perbatasan AS dengan Meksiko dapat membuat AS kehabisan alpukat dalam kurun waktu tiga pekan.

Selain itu dampak penutupan perbatasan bakal sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama para konsumen produk impor.

"Tidak akan butuh waktu lama hingga konsumen mulai merasakan dampaknya terkait dengan produk segar dan barang yang langsung dikonsumsi," ujar Presiden Dewan Nasional Perdagangan Luar Negeri AS, Rufus Yerxa, seperti dikutip CBS News, Senin (1/4/2019).

Presiden Trump, yang berbicara di ruang kerjanya, Selasa pagi, mengakui bahwa penutupan perbatasan AS dengan Meksiko dapat berdampak negatif pada sektor perdagangan.

"Tentu hal itu akan membawa dampak negatif pada sektor ekonomi, tetapi masalah keamanan adalah yang lebih penting. Menurut saya keamanan lebih penting daripada perdagangan," ujar Trump.

Trump menyatakan bakal menutup perbatasan atau sebagian besar dari perbatasan apabila pemerintah Meksiko tidak mampu mengatasi gelombang imigran yang mencoba memasuki wilayah AS.

Baca juga: Presiden Trump: Perbatasan dengan Meksiko 100 Persen Akan Saya Tutup

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X