Sidang Perdana Skandal Korupsi 1MDB Digelar, Najib Razak Disambut Teriakan "Hidup Najib!"

Kompas.com - 03/04/2019, 16:52 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak hadir dalam sidang perdana skandal korupsi 1MDB yang menyeretnya pada Rabu (3/4/2019). AFP/MOHD RASFANMantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak hadir dalam sidang perdana skandal korupsi 1MDB yang menyeretnya pada Rabu (3/4/2019).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pengungkapan skandal korupsi yang mengejutkan dunia 1Malaysia Development Berhad ( 1MDB) telah memasuki persidangan.

Mantan Perdana Malaysia Najib Razak sebagai terdakwa hadir dalam sidang yang digelar di Kuala Lumpur pada Rabu waktu setempat (3/4/2019).

Diwartakan Channel News Asia, mengenakan setelan jas biru gelap, Najib sempat menyapa pendukungnya dan berhenti sejenak untuk memanjatkan doa sebelum memasuki ruang sidang.

Baca juga: Jika Terbukti Bersalah, Najib Razak Terancam Dipenjara Lebih dari 100 Tahun


"Hidup Najib!" Begitulah teriakan yang dilontarkan dari para pendukung mantan PM berusia 65 tahun itu ketika dia datang ke gedung pengadilan.

Dilaporkan AFP, Najib langsung duduk di kursinya dan menegaskan dia tidak bersalah dalam skandal yang menyebabkan kerugian hingga 4,5 miliar dollar AS, atau Rp 63,9 triliun itu.

Sambil tersenyum, Najib menghadapi tujuh dakwaan yang disidangkan hari ini, di antaranya adalah pasal pencucian uang dan penyalahgunaan jabatan.

Upaya tim kuasa hukumnya untuk melakukan penundaan sidang dengan mengisi pengajuan pemberitahuan mosi menentang dakwaan yang diajukan pun kandas.

Dalam sidang perdana ini, materi pemeriksaan bakal difokuskan kepada aliran dana mencurigakan sebesar 42 juta ringgit, sekitar Rp 146,2 miliar.

Dana itu dialirkan dari SRC International yang merupakan anak usaha dari 1MDB dengan dugaan menuju rekening pribadi Najib.

Setidaknya enam negara termasuk AS, Singapura, dan Swiss menyelidiki dugaan penipuan dan pencucian uang dari lembaga yang didirikan Najib pada 2009 itu.

Fahmi Reza, seniman yang dipenjara dan didenda karena membuat karikatur menyindir Najib berkata, sudah saatnya sang mantan PM "berhadapan dengan keadilan".

"Hari ini, tiba giliran Anda untuk dihadapkan pada pengadilan berkenaan dengan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan selama Anda berkuas," kata Fahmi.

Penyelidikan 1MDB kembali dibuka setelah Mahathir Mohamad yang notabene guru politik Najib, turun gunung dan mengalahkannya dalam pemilu Mei 2018.

Total, Najib mendapatkan 42 dakwaan dan jika terbukti bersalah di semua dakwaan tersebut, dia terancam dipenjara selama lebih dari 100 tahun.

Baca juga: Mantan PM Malaysia Najib Razak Bakal Hadapi Sidang Skandal Finansial yang Mengejutkan Dunia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X