Trump Sebut Presiden Xi Jinping sebagai Raja China

Kompas.com - 03/04/2019, 15:19 WIB
Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, berbicara dalam forum ekonomi. Keduanya menyepakati perdagangan senilai 250 miliar dolar AS atau Rp 3.379 triliun (9/11/2017). Fred Dufour/AFPPresiden AS, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, berbicara dalam forum ekonomi. Keduanya menyepakati perdagangan senilai 250 miliar dolar AS atau Rp 3.379 triliun (9/11/2017).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjabarkan pujian yang dia berikan kepada Presiden China Xi Jinping.

Dalam acara makan malam dengan Komite Kongres Republik di Washington, Trump menyebut Xi sebagai " raja" saat berkunjung ke Beijing pada 2017.

Baca juga: Parlemen China Setujui Amandemen, Xi Bisa Jadi Presiden Seumur Hidup

Diwartakan CNN Rabu (3/4/2019), presiden 72 tahun itu mengisahkan awalnya Xi menegaskan dia bukanlah raja. Melainkan Presiden China.


"Namun Anda adalah presiden seumur hidup. Karena itu Anda adalah raja. Dia lalu menyukainya. Hubungan kami berjalan baik," kata Trump disambut tawa hadirin.

Trump membuat kunjungan ke Beijing pada November 2017. Beberapa bulan sebelum Kongres Rakyat Nasional bersidang dan mencabut masa jabatan dua periode.

Sidang yang berlangsung pada Maret 2018 itu memuluskan jalan bagi Xi jika dia berniat mengukuhkan kekuasaannya di China seumur hidupnya tersebut.

Adapun China menghapus sistem monarki pada 1912 ketika kaisar terakhir dari Dinasti Qing, Pu Yi, digulingkan demi terbentuknya Republik China.

Namun pada awal 2018, hubungan kedua negara memanas setelah Washington mulai memasang tarif bernilai miliaran dollar dan menimbulkan perang dagang.

Dalam makan malam Republik, Trump menuturkan jika dia tidak memasang tarif atas ekspor China, maka ekonomi AS bisa terkejar dalam hitungan tahun.

"Jika presidennya bukan saya, mereka mungkin bakal mengejar ekonomi kita dalam waktu dua tahun. Namun berkat tarif itu, cukup sulit mereka dalam mengejar kita," katanya.

Dia menegaskan pemerintahannya menentang "pelanggaran kronis" perdagangan yang dibuat oleh China, dengan negosiasi di Beijing dan Washington bertujuan mencari solusi ideal.

"Mereka mengambil keuntungan dari kita. Kalian tahu, saya menghormati prinsip mereka. Karena itu, mari kita juga melakukan hal sama ke mereka," tegasnya.

Baca juga: Miliarder George Soros: Xi Jinping adalah Musuh Paling Berbahaya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X