Ledakan di Akademi Militer Rusia, Empat Prajurit Terluka

Kompas.com - 02/04/2019, 22:31 WIB
Dua petugas berjalan di depan sebuah gedung di Akademi Militer Mozhaisky di Saint Petersburg, tempat terjadinya ledakan, pada Selasa (2/4/2019). AFP / OLGA MALTSEVADua petugas berjalan di depan sebuah gedung di Akademi Militer Mozhaisky di Saint Petersburg, tempat terjadinya ledakan, pada Selasa (2/4/2019).

SAINT PETERSBURG, KOMPAS.com - Para prajurit di akademi militer di Saint Petersburg, Rusia, dikejutkan oleh sebuah ledakan, Selasa (2/4/2019). Empat orang dilaporkan terluka akibat insiden itu.

Menurut keterangan dari Kementerian Pertahanan Rusia, insiden ledakan dari alat peledak yang dikenal itu terjadi sekitar pukul 13.30 siang waktu setempat.

Jumlah korban luka yang awalnya dilaporkan tiga orang, telah diperbarui menjadi empat prajurit yang cedera. Demikian disampaikan Komite Investigasi Rusia, dikutip AFP.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, empat prajurit mengalami cedera. Namun tidak sampai mengancam nyawa," pernyataan komite.


Baca juga: Rusia Optimis Ciptakan Mesin Cuci Khusus untuk Astronot di ISS

" Ledakan berasal dari alat peledak tidak dikenal, sekitar pukul 13.30 siap di Saint Petersburg di gedung administrasi di Akademi Mozhaisky," kata kementerian pertahanan dalam pernyataan yang dikutip kantor berita.

Media menggambarkan perangkat yang meledak tidak dilengkapi penutup, sehingga dipastikan bukan perangkat militer seperti mortir.

"Para korban luka selamat. Tiga orang cedera dan satu orang luka ringan," kata penjabat gubernur Saint Petersburg, Alexander Belov, kepada media.

Komite Investigasi membuka kasus kriminal atas insiden ledakan itu dan mengatakan sedang bekerja untuk mengetahui asal usul objek sumber ledakan.

Petugas kepolisian telah menutup lokasi insiden dan para kadet serta staf akademi dievakuasi menuju tempat yang lebih aman.

Kantor berita TASS melaporkan, jaksa penuntut militer tengah memeriksa lokasi insiden.

Seorang pejabat layanan darurat, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa ledakan terdengar dari ruang kelas di lantai satu dan menyebabkan tangga runtuh sehingga menjebak 20 orang.

Situs berita independen lokal, Fontanka, dalam laporannya menyebut, petugas spesialis penjinak ranjau juga didatangkan ke lokasi ledakan.

Akademi MIliter Mozhaisky merupakan salah satu akademi militer terbesar di Rusia dan diawasi langsung oleh Kementerian Pertahanan.

Akademi itu melatih para perwira untuk pertahanan udara dan luar angkasa serta cabang-cabang lain dari angkatan bersenjata Rusia.

Baca juga: Rusia Selidiki Pembunuhan Polisi yang Dipesan Lewat Dark Net

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X