Nasib Perempuan Ghana yang Dipecat Dinas Pemadam Kebakaran karena Hamil

Kompas.com - 02/04/2019, 11:52 WIB
ilustrasi pemadam kebakaran. (Shutterstock) ilustrasi pemadam kebakaran. (Shutterstock)

ACCRA, KOMPAS.com - Ketika itu, Grace Fosu akan melahirkan di rumah sakit bersalin di Accra, Ghana, ketika mendapt panggilan telepon dari Layanan Pemadam Kebakaran Nasional Ghana.

Lembaga itu menyatakan, Grace dibebaskan dari pekerjaannya, artinya dia dipecat.

"Saya sedang melahirkan dan Anda menelepon untuk bilang ini, apa Anda ingin saya mati," katanya.

Begitulah kisah perempuan petugas pemadam kebakaran yang harus diliputi kesedihan di tengah kegembiraannya menyambut putrinya, Salamat.


Baca juga: Tabrakan Dua Bus di Ghana, 60 Penumpang Tewas

"Saya sangat, sangat sedih, karena saya tidak mengharapkan ini," ucapnya kepada CNN, September 2014.

Ternyata nasib seperti itu pernah menimpa Thelma Hammond, yang dipecat pada Juni 2013.

Setelah melewati perjuangan yang keras, dua petugas pemadam kebakaran yang dipecat dari pekerjaan karena hamil, kini telah dipekerjakan kembali,

Keputusan tersebut berkat kemenangan penegakan hukum dan hak asasi manusia di negara Afrika Barat itu.

Keduanya sebelumnya dituding melanggar aturan lama yang melarang perempuan pemadam kebakaran hamil dalam tiga tahun pertama masa kerja.

Pada Oktober 2017, keduanya menggugat dinas kebakaran dalam kasus pengadilan diskriminasi gender pertama yang berhasil di Ghana.

Divisi HAM Pengadilan Tinggi Accra, pengacara dinas pemadam kebakaran beragumen, pelatihan yang giat selama tiga tahun pertama pekerjaan bisa berdampak buruk pada janin dan calon ibu.

Tapi, alasan tersebut tidak kuat. Pada April 2018, kurang dari satu tahun proses persdiangan, Hakim Athony Yeboah menilai peraturan dari 1963 itu diskriminatif.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X