Biografi Tokoh Dunia: Marvin Gaye, Penyanyi AS Berjuluk Pangeran Soul

Kompas.com - 01/04/2019, 21:50 WIB
Marvin Gaye.via The Source Marvin Gaye.

KOMPAS.com - I've been really trying baby, trying to hold back this feeling for so long. Itulah sekelumit lagu berjudul Let's Get It On.

Lagu itu dipopulerkan Marvin Pentz Gay Jr, atau dikenal dengan nama beken Marvin Gaye. Seorang penyanyi dan pencipta lagu genre soul asal Amerika Serikat (AS).

Berduet dengan sejumlah penyanyi tenar seperti Mary Wells, Kim Weston, dan Diana Ross membuat Gaye mendapat julukan "Pangeran Soul".

Baca juga: Jatuh dari Panggung Saat Konser, Penyanyi Ini Koma

Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari penyanyi yang musiknya populer pada dekade 1970-an tersebut.

1. Masa Kecil
Gaye lahir pada 2 April 1939 di Universitas Freedman di Washington, dan merupakan putra dari pejabat gereja Marvin Gay Sr dan ibu rumah tangga Alberta Cooper.

Gaye mulai bernyanyi di gereja ketika usianya empat tahun, dengan sang ayah sering menemaninya berlatih piano. Saat itu, rasa sukanya akan musik pun tumbuh.

Dia memulai pendidikannya di SD Syphax, kemudian SMP Randall di mana dia semakin mengembangkan bakat bernyanyi, dan bergabung bersama klub Glee setempat.

Setelah itu, dia sempat bersekolah di SMA Spingarn sebelum dipindahkan ke SMA Cardozo. Di Cardozo, Gaye bergabung dengan beberapa grup vokal doo-wop.

Pada 1956 saat dia berusia 17 tahun, Gaye keluar dari sekolah dan sempat bergabung bersama Angkatan Udara, dan dibebastugaskan setelah memalsukan laporan kejiwaannya.

Baca juga: Penyanyi Indonesia Siti Saniyah Melaju ke Grand Final Asias Got Talent 2019

2. Awal Karir
Sekembalinya dari militer, Gaye dan teman baiknya Reese Palmer membentuk grup vokal The Marquees, dan mencoba peruntungan dengan tampil di Washington.

Pendiri grup vokal Moonglows Harvey Fuqua ternyata terkesan dengan penampilan Gaye dan kawan-kawannya, serta memutuskan merekrut The Marquees.

Di bawah arahan Fuqua, grup itu berganti nama menjadi Harvey and the New Moonglows dan direlokasi ke Chicago. Namun pada 1960, grup itu bubar.

Setelah itu Fuqua dan Gaye pindah ke Detroit dan menjadi musisi tambahan di bawah label Tri-Phi Records dan bertugas sebagai pemain drum.

Saat musim liburan 1960, Gaye bermain di hadapan presiden label rekaman Motown Berry Gordy yang menunjukkan ketertarikan dan mengontraknya.

Baca juga: Ada 8 Penyanyi K-pop dalam Chatroom Kontroversial Seungri dan Jung Joon Young

Dia sempat menelurkan single perdana Let Your Conscience Be Your Guide pada Mei 1961, dan album The Soulful Moods of Marvin Gaye sebulan berselang.

Namun albumnya ternyata tidak laku di pasaran. Sehingga sepanjang tahun, dia harus puas menjadi musisi cadangan bagi The Miracles, The Marvelettes, hingga penyanyi blues Jimmy Reed.

3. Mengecap Kesuksesan
Sukses baru diraih pada 1962 ketika Gaye mengeluarkan single perdana di bawah Motown berjudul Hitch Hike yang menempati 40 besar.

Setelah itu dia menelurkan lagu Can I Get Witness yang mulai melambungkan nama Marvin Gaye sebagai penyanyi bertaraf internasional.

Bersama penyanyi Mary Wells, Gaye merilis album berjudul Together pada 1964 dan segera menempati ranking 42 di daftar album pop.

Adalah bersama penyanyi bernama Tammi Terrell, Gaye mereguk kesuksesan dengan duet Ain't No Mountain High Enough serta If I Could Build My Whole World Around You.

Sayangnya, kolaborasi hebat keduanya di dunia R&B harus terhenti setelah Terrell meninggal dunia akibat tumor otak pada 1970.

Kematian tandemnya membuat Gaye sangat terpukul dan bersumpah tidak akan lagi berduet dengan penyanyi perempuan, dan sempat mengancam bakal meninggalkan panggung hiburan.

Baca juga: Alasan Penyanyi Sia Gemar Menggunakan Wig Rambut Menutupi Wajah

Page:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X