Pelajaran Intelijen dari Israel

Kompas.com - 01/04/2019, 16:47 WIB
Mantan Direktur Mossad Meir Dagan AP PhotoMantan Direktur Mossad Meir Dagan

Spekulasi Olmert ternyata berhasil. Televisi Suriah kemudian memberitakan bahwa pasukan Suriah telah menembaki beberapa pesawat Israel yang memasuki area mereka dan berhasil mengusirnya.

Satu pertanyaan muncul di kepala Olmert dan Dagan, bagaimana Suriah bisa menyembunyikan reaktor nuklir selama beberapa tahun belakangan?

Setelah informasi dikumpulkan, ternyata Suriah mengembangkan sistem jaringan komunikasi khusus yang tak tersentuh oleh jaringan elektronik. Komunikasi surat-menyurat langsung melalui dokumen tercetak dengan dukungan jaringan kurir yang rapi.

Otaknya adalah Jederal Muhamad Sulaeman. Jenderal ini adalah tangan kanan Asaad, bahkan sering diibaratkan sebagai bayangan Asaad.

Tahun 2008, Mossad mendapat kabar bahwa Asaad berniat membangun kembali reaktor nuklir dan Sang Jenderal langsung yang menanganinya.

Tak ada pilihan lain bagi Olmert dan Dagan, Sulaeman harus dilenyapkan. Tetapi tak mudah mengejar jenderal yang satu ini. Jadwalnya sangat rahasia, hanya diketahui beberapa orang. Dan di Damaskus, Sulaeman selalu dikawal ketat. Sangat tidak mungkin menghabisinya.

Pada pertengahan tahun 2008, Sulaeman diketahui sedang berada di rumah keduanya, sebuah vila di dekat pantai Kota Tirtous, Suriah.

Di sanalah Sulaeman berakhir dengan hantaman dua peluru pasukan super khusus Israel, Kidon, yang spesialisasinya memang untuk urusan bunuh-membunuh semua tokoh yang dianggap musuh Israel.

Boleh jadi, cerita di atas, yang belum lama ini dipublikasikan secara publik oleh intelijen Israel dan AS dan sempat diangkat menjadi salah satu cerita dalam salah satu acara di National Geographic bertajuk "Black Operation", sangatlah "Israel sentris".

Namun, banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sana, terutama tentang sebuah negara yang dihuni oleh suku bangsa yang sempat mengalami mimpi buruk bernama Hollocaust dan berjuang untuk tetap terdepan dalam aksi-aksi preventif yang dibutuhkan untuk memberi kepastian pada keberlanjutan negaranya.

Terlepas dari rasa kebencian dan ketidaksukaan pada negara yang satu ini, pun terlepas dari rasa tak menerima dengan apa yang mereka lakukan pada banyak negara tetangganya, apa yang mereka lakukan terkait dengan cerita di atas adalah gambaran bagaimana seharusnya sebuah negara memberi peran kepada badan intelijen dan pasukan khususnya.

Intelijen bukanlah mainan untuk menakut-nakuti rakyat sendiri, bukan pula institusi untuk menambah daya ungkit elektoral penguasa dalam kontestasi, apalagi menjadi instrumen untuk ikut-ikutan latah dalam memperburuk semburan informasi menyesatkan di ruang publik.

Justru inilah catatan penting untuk negara kita di mana pembenahan badan intelijen mau tak mau harus segera dilakukan, agar selaras dengan kepentingan negara bangsa, bukan dengan kepentingan sesaat kelompok-kelompok tertentu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X