Pelajaran Intelijen dari Israel

Kompas.com - 01/04/2019, 16:47 WIB
Mantan Direktur Mossad Meir Dagan AP PhotoMantan Direktur Mossad Meir Dagan

PADA 2004, terjadi ledakan kereta di Korea Utara. Anehnya, ledakan ini sangat besar, sama dengan gempa bermagnitudo 3,6. Terbukti, dari 10.000 penduduk di Cyonchon, 2.000 orang terluka.

Pemerintah Korut berdalih bahwa kereta membawa minyak sehingga ledakan besar sangat dapat dipahami. Namun, Korut tak ingin berlama-lama dengan isu kecelakaan kereta tersebut. Tanpa tedeng aling-aling, segala jenis publikasi dilarang setelah itu. Bahkan, penggunaan ponsel dilarang sampai lima tahun ke depan.

Lebih mecurigakan lagi, beberapa saat setelah ledakan, salah satu pesawat Suriah datang ke Korut. Ini hal yang sangat jarang terjadi, bahkan terkesan aneh.

Intelijen Israel, Mossad, mendapat bukti bahwa pesawat tersebut ternyata membawa mayat 12 ilmuwan Suriah yang meninggal, lengkap dengan pakaian laboratoriumnya. Ada pula beberapa foto pertemuan ilmuwan Suriah dan Korut.

Meir Dagan, Kepala Mossad kala itu, terkaget. Ia sempat berkesimpulan bahwa kereta yang meledak tersebut berisikan bahan nuklir dalam jumlah besar.

Karena muncul keterkaitan dengan Suriah, tahun 2006, Mossad mengikuti salah satu petinggi badan nuklir Suriah ke London, yang kebetulan sedang ada acara.

Pada malam sebelum acara, sang pejabat menyempatkan diri bersantai di salah satu bar di London. Tak mau kehilangan momen, Mossad mengutus seorang anggota wanita cantiknya untuk mengajak Pejabat tersebut berinteraksi.

Sang pejabat Suriah tertarik dengan umpan yang diberikan. Pembicaraan hangat pun terjadi sampai tengah malam, minuman beralkohol makin banyak yang diminum.

Di luar pengetahuan pejabat tersebut, pada waktu yang sama, dua orang pasukan khusus Mossad menyelinap ke dalam hotel di mana si pejabat menginap.

Divisi khusus penyadapan Mossad, Neviot, sedang beraksi. Mossad beruntung, laptop sang pejabat tak terkunci.

Tak menuggu lama, semua isi harddisk drive di laptop itu disalin oleh Mossad, dikirim langsung ke Tel Aviv. Tak lupa, mereka juga menanam alat pemyadap di laptop tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X