Kebakaran Bus Tingkat di Peru, 20 Orang Tewas

Kompas.com - 01/04/2019, 16:02 WIB
Petugas berjaga di lokasi kebakaran bus tingkat di Lima, Peru, Minggu (31/3/2019) malam. AFP / LUKA GONZALESPetugas berjaga di lokasi kebakaran bus tingkat di Lima, Peru, Minggu (31/3/2019) malam.

LIMA, KOMPAS.com - Setidaknya 20 orang dilaporkan tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam insiden kebakaran bus tingkat di sebuah terminal ilegal di Lima, Peru, Minggu (31/3/2019) malam.

Dilansir AFP, kebakaran itu terjadi di terminal bus Fiori yang telah ditutup pada Januari 2018 lalu, dan sejak itu beroperasi secara ilegal untuk menjualan bahan bakar tanpa izin ke bus-bus umum.

Terminal itu terletak di distrik San Martin Porres, Lima, yang padat penduduk. Diketahui bus nahas itu berencana berangkat ke kota Chiclayo di utara.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi insiden mengatakan sejumlah korban yang tewas terbakar terjebak di lantai atas bus.

Baca juga: Bus Tingkat yang Disopiri Pria Berusia 80 Tahun Tabrak Supermarket di Inggris

Menurut saksi mata yang lewat di lokasi saat kejadian, penumpang bus panik dan berebut turun dari bus. Para korban terdengar menangis dan berteriak saat api mulai muncul dari bagian belakang bus.

Disampaikan petugas, bus terbakar hingga tinggal menyisakan kerangka kendaraan dengan sejumlah mayat korban masih berada di kursi. Korban lainnya dilaporkan mengalami sesak napas di tangga yang menghubungkan lantai atas dan bawah bus.

Laporan awal penyelidikan menyebutkan api penyebab kebakaran muncul dari gangguan listrik di bagian belakang bus. Insiden terjadi sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

" Kebakaran ini menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas," kata Lewis Mejia, salah seorang pejabat pemadam kebakaran setempat.

Pihak berwenang tidak mengungkapkan berapa banyak penumpang yang ada di dalam bus saat insiden kebakaran terjadi.

Salah seorang keluarga korban, berbicara kepada televisi lokal, mengatakan bahwa dia kehilangan enam anggota keluarganya, termasuk istri, anak, dan cucunya, dalam kebakaran itu.

Wali Kota Lima, Jorge Munoz, dikabarkan telah menemui para korban luka di rumah sakit dan mengumumkan bahwa penyelidikan telah diluncurkan untuk mencari tahu pihak yang bertanggung jawab dalam insiden dan berjanji akan menghukum mereka.

Baca juga: Bus Tingkat Sarat Penumpang Terguling, 18 Tewas Puluhan Luka-luka

"Saya benar-benar marah," ujar Munoz, mengingat masalah di terminal ilegal tersebut yang telah membuatnya ditutup tahun lalu.

Kebakaran bus tingkat itu disebut sebagai salah satu insiden kebakaran terburuk yang terjadi di Lima, Peru, sejak Desember 2001, saat ledakan kembang api menyebabkan sebuah pasar terbakar danm  menewaskan sekitar 300 orang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X