Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/04/2019, 12:39 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Jelang satu bulan lengsernya tahkta Kaisar Jepang Akihito, parlemen Jepang mengumumkan nama era baru kekuasaan kaisar selanjutnya.

Era "Heisei" yang dicanangkan Kaisar Akihito secara resmi berganti menjadi "Reiwa".

Rei yang berarti "aturan", namun juga bisa mengandung arti "menguntungkan". Sementara Wa berarti "harmoni".

Setelah 31 tahun berkuasa, pria berusia 85 tahun itu akan menjadi kaisar pertama yang turun takhta dalam dua abad terakhir.

Baca juga: Inilah Nama Era Baru Kekaisaran Jepang, Reiwa

Penerusnya adalah sang Putra Mahkota, Pangeran Naruhito. Meski era baru mulai dirasakan, penduduk Jepang seakan ingin sejenak bernostalgia dengan era Heisei, yang berarti perdamaian di mana-mana.

Bisnis pernak-pernik pun melirik peluang pasar tersebut dengan merilis produk yang berlabel karakter China Heisei, termasuk kaus kaki, manju manisan dan gantungan kunci.

Salah satunya, Heso Production, sebuah perusahaan perencanaan yang berbasis di Fukushima Ward, Osaka.

Melansir dari Straits Times, Senin (1/4/2019), barang-barang itu telah tersedia online sejak awal Maret.

Manajemen perusahaan menyebut, terjadi peningkatan pesat terhadap permintaan pernak-pernik nostalgia era kekaisaran lama. Setumpuk kartu remi Heisei seharga 800 yen atau sekitar Rp 102.000 laris manis diserbu pembeli.

Museum Glico Ezaki Glico Co di Nishiyodogawa Ward, Osaka, sejak Oktober lalau menampilkan pameran khusus hadiah-hadiah kecil dalam kotak karamel era Heisei.

Life Economic Service Corp, sebuah bisnis pernikahan yang berbasis di Kobe, juga menawarkan diskon 30 persen untuk pernikahan di 23 tempat kecil yang dikelola secara nasional untuk upacara yang diadakan pada 30 April.

Jumlah pelanggan yang tertarik untuk pernikahan pada Maret dan April naik 10 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Tidak semua orang ingin mengadakan upacara dengan nama era baru," kata humas perusahaan tersebut.

Baca juga: Musim Semi di Jepang Tiba, Waktu yang Pas Kunjungi Kyoto

Nostalgia pun terlihat di antara stasiun kereta di Jepang. Banyak pengguna yang bepergian melewato Stasiun Showa dan Stasiun Hesisei.

Semuanya dimulai pada Januari lalu ketika pengguna Twitter CR Saikyo-sen menghabiskan setengah hari melakukan perjalanan antara dua stasiun tersebut.

"Saya lahir di tahun ke-63 dari era Showa, jadi saya hampir setua era Heisei. Saya ingin melakukan perjalanan yang terhubung dengan nama-nama era itu," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.