Korut Sebut Penyerbuan Kedubesnya di Madrid sebagai Serangan Teroris

Kompas.com - 31/03/2019, 13:21 WIB
Kantor kedutaan besar Korea Utara lengkap dengan kolam renang di kota Madrid, Spanyol.BBC/Google Maps Kantor kedutaan besar Korea Utara lengkap dengan kolam renang di kota Madrid, Spanyol.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara menyatakan penyerbuan pada Februari lalu di kedutaan besar negara itu di Madrid, Spanyol, sebagai serangan teroris.

Melansir kantor berita AFP, pernyataan itu dikeluarkan oleh Korea Utara pada Minggu (31/3/2019), setelah sekelompok pria dari organisasi pembangkang menyerbu kedubes Korut pada bulan lalu.

Mereka menganiaya karyawan, sebelum akhirnya melarikan diri dengan membawa dokumen dan komputer.

Baca juga: Organisasi Pembangkang Klaim Dalangi Serangan ke Kedubes Korut


Insiden itu terjadi hanya beberapa hari sebelum KTT kedua antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump di Hanoi, Vietnam.

Dalam komentar resmi pertama, Korut menyebut kemungkinan keterlibatan Biro Investigasi Federal AS (FBI) dan meminta pemerintah Spanyol membawa para "teroris" itu ke pengadilan.

"Sebuah serangan teroris besar-besaran terjadi pada 22 Februari, sebuah kelompok bersenjata menyerang Kedutaan Besar DPRK di Spanyol," demikian pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut.

DPRK merujuk pada singkatan nama resmi Republik Demokratik Rakyat Korea Utara.

"Kami berharap pihak berwenang terkait di Spanyol melakukan penyelidikan atas insiden tersebut hingga tuntas secara bertanggung jawab," lanjutnya.

Pemerintah Spanyol juga sedang menyelidiki serangan tersebut.

Sebelumnya, ada Rabu (27/3/2019), pengadilan Spanyol menyebut seorang warga negara Meksiko bernama Adrian Hong Chang sebagai pemimpin kelompok yang pernah mengubungi FBI.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Ditagih Rp 287 Juta, Pria Ini Bunuh dan Bakar Jenazah Selingkuhan

Internasional
PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

PM Yunani: Kapal Tanker Iran Tidak Menuju Pelabuhan Kami

Internasional
AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

AS Benarkan Anak Osama bin Laden Sudah Tewas

Internasional
Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Perancis Ajukan Proposal untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Internasional
Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Seorang Perempuan Taruh Pembalut Bekas di Ceret Hotel Bintang 5 China

Internasional
Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Terdakwa Ini Pukul Wajah Pengacaranya di Tengah Sidang

Internasional
Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Pesawat Anjlok 1.000 Kaki dalam 10 Detik, Penumpang Beterbangan dalam Kabin

Internasional
Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Ambil Mobil Orangtua, Bocah 8 Tahun di Jerman Mengebut 140 Km Per Jam

Internasional
Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Lecehkan 555 Perempuan, Seorang Pria di Spanyol Ditangkap Polisi

Internasional
Tepergok saat Hendak Mencuri Bra Pakai Payung, Pria Singapura Dibui

Tepergok saat Hendak Mencuri Bra Pakai Payung, Pria Singapura Dibui

Internasional
PM Denmark Tolak Jual Greenland, Trump Tersinggung

PM Denmark Tolak Jual Greenland, Trump Tersinggung

Internasional
Bisa Buktikan Kota Ini Tidak Ada, Hadiah Uang Rp 15 Miliar Menanti

Bisa Buktikan Kota Ini Tidak Ada, Hadiah Uang Rp 15 Miliar Menanti

Internasional
Telan 68 Paket Narkoba, Pria Kenya Ditahan di Bandara Thailand

Telan 68 Paket Narkoba, Pria Kenya Ditahan di Bandara Thailand

Internasional
Viral, Politisi Pria Selandia Baru Susui Bayi Saat Sidang Parlemen

Viral, Politisi Pria Selandia Baru Susui Bayi Saat Sidang Parlemen

Internasional
Dituding Jadi Penyebab Kebakaran Hutan Amazon oleh Presiden Brasil, NGO Tidak Terima

Dituding Jadi Penyebab Kebakaran Hutan Amazon oleh Presiden Brasil, NGO Tidak Terima

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X