Kompas.com - 30/03/2019, 12:19 WIB

Tim penyelamat juga menemukan, tak terdapat perlengkapan penyiram air untuk mengatasi kebakaran di dalam gedung tinggi tersebut.

Belum diketahui apa yang menyebabkan api berkobar. Pemerintah menyatakan pemilik gedung tersebut akan diproses hukum.

Namun akan muncul banyak pertanyaan, bagaimana mungkin sebuah bangunan komersial tanpa perlengkapan pemadaman kebakaran yang mencukupi dapat beroperasi selama bertahun-tahun.

Sementara itu, Mostaq Ahmed dari Kepolisian Metro Dhaka, menyatakan kepada media setempat pada Jumat (29/3/2019), ke-25 korban tewas, telah dipindahkan dan diidentifikasi.

Baca juga: Korban Tewas Tragedi Kebakaran di Bangladesh Bertambah Jadi 78 Orang

Seluruh korban tewas, kecuali satu orang, telah dikembalikan ke keluarga mereka masing-masing.

Ia menambahkan, pihak berwenang dari departemen pemadam kebakaran masih menginspeksi gedung tersebut dan bahwa polisi akan segera mengambil alih setelahnya.

Sementara itu, 70 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, satu di antaranya masih dalam kondisi kritis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.