Buaya 3 Meter Berkeliaran di Halte Bus Sekolah di Florida

Kompas.com - 29/03/2019, 12:44 WIB
Seekor buaya terklihat berada di dekat sebuah sekolah dasar di kota Apopka, Florida, AS. Orlando ClickSeekor buaya terklihat berada di dekat sebuah sekolah dasar di kota Apopka, Florida, AS.
|

ORLANDO, KOMPAS.com - Seekor buaya yang berkeliaran di sekitar sebuah halte bus di Apopka, Florida, AS akhirnya bisa dipindahkan.

Seorang warga setempat Natasha Smith mengatakan, buaya berukuran hampir tiga meter itu berada di balik pintu gerbang sebuah sekolah dasar tempat sebuah bus menurunkan enam orang anak-anak.

"Jika saya melihatnya sendiri saya pasti ketakutan, apalagi anak-anak yang baru turun dari bus," kata Natasha.

Baca juga: Kota Kecil di Australia Ini Gelar Pemakaman untuk Seekor Buaya

Pada Rabu (27/3/2019) sekitar pukul 15.45 waktu setempat, putra Natasha turun dari bus dan beberapa petugas kepolisian Apopka sudah berada di dekat pintu gerbang.

Natasha mengatakan, polisi datang beberapa menit sebelum bus menurunkan anak-anak. Dia tak bisa membayangkan jika polisi tidak ada di tempat itu.

"Amat menakutkan. Anak-anak turun dari bus dan melihat buaya di halte. Sungguh mengerikan," tambah dia.

Warga lainnya, Gregory Griffith mengatakan, dia melihat polisi berada di luar kawasan permukiman itu saat dia tiba di rumah.

"Saat saya mendekat, saya terkejut melihat ukuran buaya itu. Amat besar," kata Gregory.

Dia mengatakan, kemungkinan buaya itu berasal dari danau di belakang rumahnya. Buaya itu kemungkinan berjalan melintasi taman bermain di mana putra Gregory yang baru berusia dua tahun kerap bermain.

Polisi berusaha mejauhkan warga saat mereka berusaha mengusir buaya itu melewati celah di bagian bawah pintu gerbang agar hewan itu bisa kembali ke danau.

Setelah upaya tersebut gagal, polisi kemudian meminta bantuan petugas dari Komisi Konservasi Alam Liar dan Perikanan (FWC) yang sudah berpengalaman menghadapi masalah buaya.

Baca juga: Buaya 4 Meter yang Dievakuasi dari Saluran Irigasi Ini Dikira Hoaks

Akhirnya petugas FWC terpaksa menggunakan peluru bius dan buaya tersbeut akhirnya bisa dipindahkan dengan aman.

Menurut pada petugas FWC, buaya menjadi lebih aktif dan lebih mudah ditemukan di masa-masa sekarang ini karena suhu yang panas dan berubahnya sistem metabolisme hewan ini.

Selain itu, buaya juga memulai musim kawinnya pada bulan Mei atau Juni.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X