Jumlah Yakuza di Jepang Terus Menurun selama 14 Tahun Terakhir

Kompas.com - 29/03/2019, 11:01 WIB
Suasana malam di Kabukicho, Shinjuku, Tokyo. SHUTTERSTOCKSuasana malam di Kabukicho, Shinjuku, Tokyo.

TOKYO, KOMPAS.com - Kepolisian Jepang mencatat jumlah orang yang dikenali sebagai yakuza atau anggota gangster di negara itu telah mencapai titik terendah pada 2018 lalu.

Kepolisian Jepang saat ini sedang menggencarkan penumpasan secara intensif terhadap kejahatan terorganisir. Demikian diberitakan Japan Today.

Menurut Badan Kepolisian Nasional Jepang (NPA), jumlah yakuza pada 2018 berada sekitar 30.500 orang. Angka tersebut menurun sekitar 4.000 orang dari tahun sebelumnya, dan menandakan penurunan selama 14 tahun berturut-turut.

Berdasarkan kelompok, Yamaguchi-gumi tercatat menjadi yang terbesar dengan 9.500 anggota, kemudian Sumiyoshi-kai memiliki 4.900 anggota, dan Inagawa0kai dengan 3.700 anggota.

Baca juga: Bos Yakuza Jepang Tertangkap di Thailand berkat Foto Tatonya Viral

Laporan kepolisian menunjukkan jumlah anggota sindikat kejahatan yang diselidiki terlibat dalam kasus kejahatan pada 2018 mencapai 16.881 kasus, menurun 856 kasus dari tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, paling banyak diduga melanggar undang-undang kontrol minuman keras, yakni sebanyak 4.569 orang. Sedangkan mereka yang diduga terlibat kejahatan fisik berjumlah 2.042 dan kasus penipuan sebanyak 1.749 orang.

"Saat ini menjadi lebih sulit untuk hidup sebagai anggota sindikat kejahatan di tengah tindakan keras oleh aparat dan meningkatnya pengucilan sosial terhadap anggota," kata seorang pejabat NPA, Kamis (28/3/2019).

NPA juga menemukan adanya peranan kunci yakuza dalam kasus penipuan khusus, termasuk yang mengincar orang tua dengan berpura-pura menjadi anak atau cucu mereka dan meminta transfer uang segera melalui telepon.

Dari 2.747 orang yang diselidiki kepolisian pada tahun lalu atas kasus penipuan khusus, sebanyak 630 orang merupakan anggota sindikat kejahatan dan yakuza.

Kepolisian mengatakan, sebanyak 24 dari 53 orang yang terbukti menjadi pelaku utama kasus penipuan khusus adalah anggota sindikat kejahatan dan 58 dari 121 orang yang menjadi koordinator juga merupakan anggota yakuza.

Polisi telah mengkonfirmasi ada lebih dari 16.000 kasus penipuan khusus yang dilaporkan pada 2018 dengan jumlah uang yang ditipu mencapai total lebih dari 35 miliar yen atau sekitar Rp 4,4 triliun.

Baca juga: Bantu Penangkapan Anggota Yakuza, Seekor Anjing Diberi Penghargaan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X