Perempuan Aktivis Saudi Mengaku Disiksa dan Dilecehkan Penyidik

Kompas.com - 28/03/2019, 20:30 WIB
Beberapa perempuan Arab Saudi melihat-lihat sebuah toko bunga di ibu kota Riyadh. FAYEZ NURELDINE / AFPBeberapa perempuan Arab Saudi melihat-lihat sebuah toko bunga di ibu kota Riyadh.

RIYADH, KOMPAS.com - Setelah dipenjara selama hampir satu tahun, para aktivis perempuan Arab Saudi meluapkan semua perasaan mereka secara emosional dalam persidangan pada Rabu (27/3/2019).

Melansir dari kantor berita AFP, mereka mengaku telah disiksa dan mengalami pelecehan seksual ketika dalam proses interogasi.

Sebanyak 11 perempuan menghadapi persidangan kedua dalam pengadilan tingkat tinggi, yang dilarang dihadiri wartawan dan diplomat.

Baca juga: Saudi Latih 25.000 Perempuan untuk Bekerja di Sektor Pariwisata


Beberapa dari mereka menangis dan saling menghibur satu sama lain, sementara anggota keluarga duduk di depan panel tiga hakim di pengadilan pidana Riyadh.

Para aktivis itu menuduh penyidik telah menyetrum, menyambuk, dan meraba-raba mereka di dalam tahanan.

Demikian pernyataan dari dua orang yang memperoleh akses ke persidangan.

Seorang kerabat dari aktivis tersebut menyatakan, ada aktivis yang ditahan bahkan mencoba untuk bunuh diri setelah mendapat perlakuan buruk.

Meski demikian, pemerintah Saudi menyangkal telah terjadi penyiksaan atau pelecehan terhadap para perempuan aktivitis.

Sebagai informasi, mereka yang termasuk ditahan adalah aktivis terkemuka Loujain al-Hathloul, blogger Eman al-Nafjan dan profesor universitas Hatoon al-Fassi.

Mereka ditahan pada tahun lalu dalam tindakan keras pemerintah, sebelum larangan mengemudi bagi perempuan Saudi dicabut.

Para aktivis dituding memiliki hubungan dengan intelijen asing, sementara media pemerintah melabeli mereka sebagai pengkhianat.

Meski demikian, dokumen pengadilan tidak menyebutkan mereka memiliki kontak dengan mata-mata asing. Beberapa dakwaan justru mengarahkan mereka pada pelanggaran dunia maya, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca juga: Dua Gadis Saudi yang Kabur dari Keluarganya Kini Dapat Negara Suaka

Padahal, perempuan aktivis itu telah lama berkampanye untuk hak mengemudi bagi perempuan dan penghapusan sistem perwalian di Saudi.

Beberapa perempuan yang ditahan telah mengajukan banding dengan jaminan, dengan keputusan hakim yang akan keluar pada Kamis.

Persidangan mereka akan dilanjutkan pada 3 April mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X