Kompas.com - 28/03/2019, 16:28 WIB

OTTAWA, KOMPAS.com - Penyelidikan otoritas Kanada menyimpulkan kematian seorang ibu dan bayinya di Yukon disebabkan oleh serangan beruang yang kelaparan dan kurus.

Beruang yang sekarat karena kelaparan itu diyakini mulai memburu sumber makanan yang tidak biasa.

Laporan The Globe and Mail, Rabu (27/3/2019), Valerie Theoret (37) dan putrinya yang berusia 10 bulan, Adele Roesholt, tewas pada 26 November 2018.

Seekor beruang grizzly menyerang mereka di dekan kabin di wilayah Danau Einarson yang terpencil di desa Mayo.

Baca juga: Perubahan Iklim Jadi Ancaman Besar Bagi Habitat Beruang Kutub

Diwartakan BBC, hasil penyelidikan juga menemukan, ayah dari bayi tersebut, Gjermund Roesholt, meninggalkan pondok pada pagi hari.

Dalam perjalanannya kembali ke rumah pada sore hari, dia memperhatikan jejak beruang sekitar 1 km dari pondok.

Dia mendapati pondoknya kosong. Kemudian dia berjalan ke sauna terdekat sambil membawa senapannya.

Sekitar 240 meter dari kabin, Roesholt mendengar suara geraman beruang. Selanjutnya, dia melihat hewan itu keluar dari semak-semak sekitar 15 meter dari tempatnya berdiri.

Dia melepaskan tembakan empat kali, dengan satu peluru mengenai beruang hingga mati.

Roesholt harus menghadapi kenyataan pahit karena pasangannya dan bayi perempuannya dia temukan dalam keadaan tak bernyawa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.